Peran FKUB Dinilai Penting, DPRD Kabupaten Cirebon Minta Program Lebih Optimal

Jumat, 29 Aug 2025 19:18
    Bagikan  
Peran FKUB Dinilai Penting, DPRD Kabupaten Cirebon Minta Program Lebih Optimal
Ist

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, bersama jajaran saat audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kamis (28/8/2025).

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon mendorong penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, penduduk Kabupaten Cirebon didominasi pemeluk Islam sebanyak 2.427.129 jiwa. Selain itu, terdapat umat Kristen Protestan 7.428 jiwa, Hindu 72 jiwa, Buddha 495 jiwa, serta penganut agama lain 38 jiwa.

“Cirebon memang daerah yang majemuk, tetapi masih ditemukan persoalan intoleransi. Ini bukan hanya tanggung jawab FKUB, melainkan tanggung jawab kita semua,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, saat audiensi bersama FKUB, Kamis (28/8/2025).

Sophi menilai, program FKUB perlu dioptimalkan agar lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia juga menyoroti masih adanya lembaga pendidikan di Kabupaten Cirebon yang mengajarkan doktrin bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori. Ia menilai penguatan FKUB merupakan langkah strategis untuk menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan.

“Kerukunan antarumat beragama adalah pondasi penting membangun daerah. Maka peran FKUB harus diperluas, termasuk menyasar generasi muda dengan pendekatan kreatif dan inovatif,” kata Hasan.

Hasan juga mengusulkan sejumlah langkah konkret, salah satunya mendorong lahirnya regulasi yang berpihak pada nilai toleransi dan pluralisme agar FKUB memiliki landasan hukum yang lebih kuat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat