OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM

Jumat, 30 Jan 2026 16:32
    Bagikan  
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Dok.OJK

Audiensi OJK Cirebon bersama Pemkab Indramayu dan lembaga jasa keuangan membahas perluasan penyaluran KUR bagi UMKM di Pendopo Bupati Indramayu, Rabu (29/1).

RINGKASNEWS.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menjaga pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung pemulihan sektor produktif.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar di Pendopo Bupati Indramayu, Rabu (29/1/2026), yang dihadiri jajaran pemerintah daerah serta pimpinan lembaga jasa keuangan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, perluasan akses pembiayaan menjadi langkah penting agar UMKM memiliki ruang tumbuh yang lebih besar, khususnya di sektor unggulan daerah. Menurut dia, penyaluran KUR dan kredit modal kerja di Indramayu menunjukkan tren yang positif.

“Penyaluran KUR di Kabupaten Indramayu hingga November 2025 mencapai Rp 1,28 triliun dengan 28.294 debitur. Capaian ini menunjukkan peran lembaga jasa keuangan dalam membuka akses pembiayaan bagi UMKM,” ujar Agus.

Selain KUR, penyaluran Kredit Modal Kerja di Indramayu tercatat sebesar Rp 3,8 triliun atau sekitar 19 persen dari total penyaluran di wilayah Ciayumajakuning. Pembiayaan tersebut banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, usaha garam, serta industri kreatif batik complongan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menilai ketersediaan pembiayaan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan usaha menjadi faktor penting bagi keberlangsungan UMKM. Ia menyebut sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Pelaku usaha membutuhkan pembiayaan yang cepat dan tepat, terutama untuk menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika ekonomi dan kondisi alam,” kata Lucky.

Ia juga menyinggung banjir yang melanda Indramayu pada Januari 2026 dan berdampak pada sekitar 11.000 hektar tambak ikan, udang, dan bandeng. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan kebutuhan modal bagi pelaku usaha perikanan dan UMKM.

Selain pembiayaan, OJK Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Indramayu menaruh perhatian pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Program edukasi direncanakan menjangkau hingga tingkat kecamatan dan desa agar masyarakat lebih memahami produk dan layanan keuangan formal.

Agus menambahkan, perluasan penyaluran KUR juga dibarengi dengan upaya edukasi agar pelaku UMKM mampu mengelola pembiayaan secara sehat dan produktif.

“Dengan pemahaman keuangan yang baik, pembiayaan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ucap Agus.

Melalui kerja sama ini, OJK Cirebon, Pemerintah Kabupaten Indramayu, dan lembaga jasa keuangan berharap akses pembiayaan bagi UMKM semakin terbuka dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Ditemukan Meninggal di Pabrik Harjamukti, Polisi Sebut Korban Diduga Punya Riwayat Penyakit
Mau Magang di KAI? Daop 3 Cirebon Kini Layani Pengajuan Lewat InternHub
Kapolres Ciko Baru Dapat Titipan PR dari DPRD, Berantas Narkoba hingga Kejahatan Jalanan
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta