KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel

Jumat, 24 Jul 2026 08:09
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Dok.Daop 3

Siswa SDN 1 Jagasatru mengikuti edukasi keselamatan perkeretaapian dari KAI Daop 3 Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 150 siswa SD Negeri 1 Jagasatru, Kota Cirebon mendapat edukasi keselamatan perkeretaapian dari PT KAI Daop 3 Cirebon dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Salah satu materi yang disampaikan adalah bahaya bermain di sekitar jalur rel kereta api.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, edukasi tersebut bertujuan mengenalkan aturan keselamatan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami risiko saat berada di kawasan perkeretaapian.

"Kami ingin anak-anak memahami bahwa jalur rel bukan tempat untuk bermain atau beraktivitas. Kesadaran tentang keselamatan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan sampai mereka dewasa," kata Muhibbuddin, Kamis (23/7).

Dalam kegiatan itu, siswa dikenalkan berbagai aturan keselamatan di sekitar rel dan perlintasan sebidang. Mereka juga diajak memahami potensi bahaya jika berada di jalur kereta api tanpa kepentingan.

"Materi disampaikan dengan cara yang interaktif sehingga lebih mudah dipahami anak-anak. Mereka juga diberi kesempatan berdialog langsung dengan petugas," katanya.

Tak hanya belajar soal keselamatan, para siswa juga dikenalkan dengan berbagai profesi di dunia perkeretaapian, mulai dari masinis, kondektur, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).

"Melalui kegiatan ini kami juga ingin mengenalkan tugas setiap petugas di perkeretaapian. Harapannya anak-anak semakin mengenal dunia kereta api dan menghargai setiap profesi yang bekerja menjaga perjalanan kereta tetap aman," ujarnya.

Selain edukasi di sekolah, KAI Daop 3 Cirebon juga menggelar lomba mewarnai bertema kereta api di Stasiun Cirebon. Anak-anak turut mendapat penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Di lokasi yang sama, KAI juga membagikan suvenir kepada sejumlah pelanggan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menggunakan layanan kereta api.

Muhibbuddin berharap edukasi keselamatan seperti ini dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan perkeretaapian.

"Harapannya, mereka tidak hanya memahami aturan keselamatan, tetapi juga bisa mengingatkan keluarga dan teman-temannya agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan di sekitar jalur rel," ucapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru