Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru

Kamis, 16 Jul 2026 11:19
    Bagikan  
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Ist

Pembangunan Jembatan Gantung Kecapi Dimulai, Warga Tak Perlu Lagi Memutar Jalan.

RINGKASNEWS.ID - Warga Larangan Utara dan Larangan Selatan, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti segera memiliki jembatan gantung baru. Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Cikalong itu mulai dikerjakan pada Kamis (16/7/2026), menggantikan jembatan lama yang telah puluhan tahun rusak dan tidak dapat digunakan.

Selama ini, warga harus memutar arah untuk beraktivitas karena kondisi jembatan yang rapuh dan membahayakan. Kehadiran jembatan baru diharapkan mempermudah akses warga sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari.

Ketua RW 02 Kelurahan Kecapi, Miskadi mengatakan, pembangunan jembatan menjadi kabar yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0614/Kota Cirebon dan semua pihak yang telah terlibat. Sudah puluhan tahun jembatan ini tidak bisa digunakan. Kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan perekonomian warga dapat semakin berkembang," ujarnya.

Babinsa Kelurahan Kecapi, Sertu Asep Hardiana, mengatakan dirinya ikut mendampingi proses pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan itu sangat dibutuhkan karena menjadi penghubung dua wilayah yang selama ini terputus.

"Kami hadir untuk membantu masyarakat. Semoga proses pembangunan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan nantinya dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," katanya.

Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan akses masyarakat. Ia berharap jembatan tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagai jalur penghubung yang aman dan nyaman.

"Setelah pembangunan selesai, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dan merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang," tutur Drajat. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan