RINGKASNEWS.ID - PT KAI Daop 3 Cirebon melayani 308.752 penumpang selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 22 Juni hingga 12 Juli 2026. Tingginya mobilitas masyarakat terlihat dari ramainya arus keberangkatan maupun kedatangan di sejumlah stasiun wilayah Daop 3 Cirebon.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, dari total penumpang tersebut, sebanyak 154.809 orang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon atau rata-rata 7.371 penumpang per hari. Sementara penumpang yang tiba mencapai 153.943 orang atau sekitar 7.330 penumpang per hari.
"Selama masa liburan sekolah, jumlah pelanggan mengalami peningkatan. Selain dipengaruhi musim liburan, lonjakan penumpang juga didorong adanya promo diskon tarif kereta api kelas ekonomi non subsidi sebesar 30 persen," kata Muhibbuddin, Rabu (15/7).
Ia menyebut, Stasiun Cirebon menjadi stasiun dengan jumlah keberangkatan terbanyak, yakni 65.071 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Cirebonprujakan dengan 23.933 penumpang.
Untuk arus kedatangan, Stasiun Cirebon juga menjadi yang paling padat dengan 66.325 penumpang. Sementara Stasiun Cirebonprujakan menerima kedatangan 23.830 penumpang selama periode yang sama.
Muhibbuddin menilai tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menunjukkan kepercayaan terhadap layanan yang diberikan KAI.
"Kami mengapresiasi pelanggan yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama liburan. Tingginya minat masyarakat ini menunjukkan kepercayaan terhadap layanan kereta api yang terus kami tingkatkan," ujarnya.
Tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, okupansi kereta api milik Daop 3 Cirebon juga melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan. Dari 100.740 tiket yang dialokasikan untuk tujuh perjalanan kereta api selama masa liburan, sebanyak 120.779 tiket terjual atau mencapai tingkat okupansi rata-rata 118,5 persen.
Muhibbuddin mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya.
"Saat ini tiket kereta api antarkota dapat dibeli hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui Access by KAI. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan secara mendadak," katanya.
Ia juga mengajak pelanggan memanfaatkan fasilitas face recognition yang tersedia di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebonprujakan untuk mempercepat proses boarding.
"Dengan fasilitas ini, pelanggan tidak perlu lagi menunjukkan boarding pass maupun kartu identitas saat boarding. Registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau dibantu petugas di stasiun," pungkas Muhibbuddin.
