Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun

Rabu, 15 Jul 2026 16:29
    Bagikan  
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
Dok.DJP

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto memimpin upacara peringatan Hari Pajak 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

RINGKASNEWS.ID - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan penerimaan pajak sepanjang semester I 2026 mencapai Rp1.035,7 triliun atau 43,9 persen dari target APBN sebesar Rp2.357,7 triliun. Capaian tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pajak yang jatuh setiap 14 Juli.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, penerimaan pajak pada enam bulan pertama tahun ini tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, tren tersebut menunjukkan kondisi ekonomi yang tetap terjaga.

"Pertumbuhan ini menunjukkan fundamental ekonomi yang semakin kuat. Momentum ini harus terus dijaga agar target penerimaan dapat tercapai secara optimal," kata Bimo, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai, kinerja penerimaan pajak perlu terus dijaga agar mampu menopang kesehatan fiskal negara dalam jangka panjang.

"Kita harus terus berupaya menciptakan kinerja penerimaan yang berkelanjutan demi kesehatan fiskal negara," ujarnya.

Bimo menjelaskan, penerimaan pajak masih menjadi sumber utama pendapatan negara untuk membiayai berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga berbagai pelayanan publik lainnya.

Menurut dia, Hari Pajak menjadi pengingat bahwa kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan.

"Peringatan ini diperingati setiap 14 Juli, mengacu pada momentum historis dimuatnya kata "pajak" dalam rancangan Undang-Undang Dasar 1945," ucapnya.

Dalam rangka Hari Pajak 2026, DJP menggelar sejumlah kegiatan di berbagai daerah, mulai dari edukasi perpajakan, kegiatan sosial, olahraga, seni, hingga forum dialog yang melibatkan pegawai, wajib pajak, mitra strategis, dan masyarakat.

"Dengan semangat 'Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh', kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan bangsa melalui pemenuhan kewajiban perpajakan. Kontribusi setiap wajib pajak merupakan bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, sejahtera, dan berkelanjutan," tutup Bimo.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham