Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi

Senin, 13 Jul 2026 21:50
    Bagikan  
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Ist

Korban selamat kecelakaan truk di Gronggong menjalani perawatan intensif di RSUD Gunung Jati, Senin (13/7/2026).

RINGKASNEWS.ID - Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral di jalur turunan Gronggong, Jalan Raya Cirebon-Kuningan, Desa Ciperna, Kabupaten Cirebon, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, merenggut nyawa tiga orang dari satu keluarga.

Sementara itu, anak sulung keluarga tersebut selamat dan kini menjalani operasi amputasi di RSUD Gunung Jati akibat luka berat yang dideritanya.

Korban selamat merupakan siswi kelas VI SDN Guntur Kota Cirebon. Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak sekolah, kedua orang tua korban serta adiknya yang masih bayi meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

"Dalam musibah tersebut, kedua orang tua beliau serta adik yang masih bayi telah meninggal dunia," tulis pihak SDN Guntur dalam informasi yang dibagikan kepada para wali murid.

Pihak sekolah menyebut korban mengalami luka serius pada bagian kaki dan harus menjalani operasi amputasi. Sebelum tindakan operasi dilakukan, Komite SDN Guntur juga membagikan pesan di grup sekolah terkait kebutuhan donor darah.

"Mohon kesediaannya untuk mendonorkan darah guna membantu ananda kami yang mengalami kecelakaan tragis di Gronggong. Korban selamat, namun mengalami pendarahan hebat dan malam ini direncanakan menjalani operasi amputasi kaki di RSUD Gunung Jati," demikian isi pesan yang dibagikan Komite SDN Guntur di grup sekolah.

Sementara itu, Kanit 1 Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, IPTU Heru Cahyo, mengatakan truk bernomor polisi B 9105 UM melaju dari arah Kabupaten Kuningan menuju Kota Cirebon sebelum diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi jalur menurun di kawasan Gronggong.

"Truk yang melaju dari arah Kabupaten Kuningan menuju Kota Cirebon itu kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan, lalu menghantam sejumlah sepeda motor dan sebuah warung di tepi jalan," ujar Heru.

Menurut Heru, petugas masih melakukan pendataan terhadap korban dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

"Korban sementara berjumlah lima orang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan korban lainnya mengalami luka-luka," kata Heru.

Data tersebut merupakan keterangan sementara yang disampaikan kepolisian saat proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara berlangsung. Selanjutnya, pihak sekolah mengonfirmasi bahwa korban meninggal dari keluarga korban berjumlah tiga orang, yakni ayah, ibu, dan adiknya yang masih bayi.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan