Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan

Jumat, 3 Jul 2026 08:21
    Bagikan  
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
Dok.RS Permata

Suasana pelayanan di RS Permata Cirebon yang disebut tetap berjalan seperti biasa.

RINGKASNEWS.ID - Manajemen PT Raudhatussyfaa Sehat Bersama (PT RSB), perusahaan yang menaungi RS Permata Cirebon memberikan penjelasan atas somasi yang dilayangkan 18 pemegang saham minoritas.

Manajemen menegaskan seluruh pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 telah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Utama PT RSB, dr. Budi Setiawan Djamhoer, MARS, mengatakan pembatasan hak suara terhadap 18 pemegang saham bukan merupakan keputusan sepihak manajemen.

Menurutnya, sebanyak 8.620 lembar saham milik mereka saat ini berstatus sita eksekusi berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Sumber Nomor 8/Pdt.Eks/2025/PN.Sbr.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut juga telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada 17 November 2025 sebagai tindak lanjut atas putusan pengadilan yang telah melalui proses hingga tingkat Mahkamah Agung.

"Hasil RUPS LB memutuskan untuk menangguhkan hak para pemegang saham yang terkait dengan 8.620 lembar saham yang sedang disita eksekusi. Penangguhan berlaku sampai ada keputusan lebih lanjut dari instansi peradilan yang berwenang," ujar dr. Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Dr. Budi mengatakan sengketa tersebut bukan persoalan baru. Menurutnya, masalah itu telah berlangsung selama beberapa tahun dan telah melalui audit maupun proses hukum. Bahkan, mayoritas pemegang saham disebut mendukung agar perusahaan tetap menjalankan putusan yang telah berkekuatan hukum.

"Sebagian besar pemegang saham, yakni 91,16 persen, berharap persoalan ini segera selesai. Berbagai audit dan putusan pengadilan menunjukkan tata kelola perusahaan telah berjalan sesuai ketentuan," katanya.

Manajemen juga memastikan seluruh tahapan RUPST telah dilaksanakan sesuai prosedur. Seluruh pemegang saham yang hadir tetap dapat mengikuti rapat sesuai hak dan kewenangan masing-masing.

Menanggapi somasi yang dilayangkan 18 pemegang saham, dr. Budi menyatakan pihaknya menghormati langkah hukum tersebut. Namun, ia berharap persoalan internal perusahaan tidak terus bergulir di ruang publik.

"Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku dan tidak mengganggu fokus perusahaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan sengketa saham tidak memengaruhi operasional maupun pelayanan di RS Permata Cirebon yang hingga kini tetap berjalan normal.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal