Ketua dan Sekretaris NPCI Kota Cirebon Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Korupsi Dana Hibah

Selasa, 29 Apr 2025 14:39
    Bagikan  
Ketua dan Sekretaris NPCI Kota Cirebon Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Korupsi Dana Hibah
Ringkas Media

Pengurus dan atlet NPCI Kota Cirebon usai melaporkan dugaan penyalahgunaan anggaran ke Polres Cirebon Kota, Senin (28/4/2025).

RINGKASNEWS.ID - Sejumlah pengurus dan atlet yang tergabung dalam National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Cirebon resmi melaporkan Ketua dan Sekretaris organisasi tersebut ke Unit 3 Tipikor Polres Cirebon Kota, Senin (28/4). 

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dan anggaran hibah NPCI dari tahun 2018 hingga 2024.

Dalam surat laporan disebutkan bahwa Ketua NPCI Kota Cirebon, Sasmita, dan Sekretaris III, Eka Prasetya, diduga telah melakukan pengelolaan keuangan yang tidak transparan serta membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahunan yang fiktif.

Toyib, selaku Bendahara NPCI Kota Cirebon, mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan secara aktif dalam penyusunan program dan anggaran. 

“Saya hanya dicantumkan sebagai bendahara, tapi tidak pernah diajak rapat ataupun dimintai persetujuan terkait penggunaan dana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Jojo Suparjo, yang menjabat sebagai Bidang Pemberdayaan Atlet. Ia menyoroti kurangnya transparansi serta dominasi satu pihak dalam pengambilan keputusan. 

“Seluruh keputusan strategis organisasi, termasuk keuangan, dikendalikan oleh satu orang pengurus saja. Ini mencederai semangat kolektif dalam organisasi,” katanya.

Dalam laporan tersebut, para pengurus juga menyoroti berbagai persoalan internal organisasi, antara lain :

-Tidak adanya musyawarah dalam penyusunan program dan anggaran tahunan.

-Pengadaan peralatan atlet dilakukan tanpa rapat pengurus.

-Minimnya fasilitas dasar seperti air minum dan obat-obatan saat kegiatan berlangsung.

-Tidak tersedianya pelatih kompeten dalam pembinaan atlet disabilitas.

-Kantor sekretariat organisasi masih berada di rumah pribadi salah satu pengurus, padahal pemerintah daerah bersedia memfasilitasi kantor resmi.

Lebih lanjut, para pelapor menilai bahwa organisasi telah kehilangan arah akibat dominasi satu keluarga dalam kepengurusan serta tidak adanya saluran komunikasi publik resmi seperti media sosial untuk menyampaikan informasi dan prestasi atlet.

"Kami berharap laporan ini dapat menjadi titik awal pembenahan di tubuh NPCI Kota Cirebon dan meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius," tandas Jojo.

Ketika dikonfimasi, Ketua NPCI Kota Cirebon enggan memberikan komentar, namun Sekretaris III, Eka Prasetya menyatakan bahwa, pada hari Senin (5/5) akan diselesaikan secara internal oleh NPCI Provinsi Jabar.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan