Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan

Rabu, 3 Jun 2026 17:19
    Bagikan  
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
Ringkas Media

Warga mengurus dokumen kependudukan di Kantor Kecamatan Weru. Sejumlah pemohon mengeluhkan lambatnya proses penerbitan KTP.

RINGKASNEWS.ID - Warga di Kabupaten Cirebon mengeluhkan lambannya proses penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sejumlah pemohon mengaku harus datang berkali-kali ke kantor kecamatan karena dokumen yang diurus belum juga selesai.

Keluhan itu salah satunya disampaikan Rolies Imelda. Ia mengatakan sudah tiga hari mengurus KTP, namun hingga kini prosesnya masih belum rampung.

"Sudah tiga hari untuk penerbitan satu KTP masih belum beres. Kemarin alasannya operator bagian pencetakan sedang izin sakit, sekarang harus isi lagi di sistem online Sintren dan statusnya masih menunggu verifikasi. Ini sistem apa, kok bertele-tele," ujar Rolies, Rabu (3/6/2026).

Menurut Rolies, data kependudukannya sebenarnya sudah terdaftar dalam aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun saat mengurus KTP, ia tetap diminta mengisi data kembali melalui sistem Sintren milik Disdukcapil Kabupaten Cirebon.

Keluhan serupa juga datang dari Yuanto, warga Desa Tegalwangi. Ia mengaku sudah beberapa kali mendatangi kantor pelayanan, tetapi prosesnya belum juga selesai.

"Dari hari Jumat sistem gangguan. Sekarang ke sini lagi malah masih nunggu verifikasi," kata Yuanto.

Pantauan di Kantor Kecamatan Weru, warga mulai berdatangan sejak pagi. Mereka mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan, termasuk KTP.

Namun tidak sedikit warga yang harus menunggu lebih lama karena proses verifikasi belum selesai. Sebagian lainnya terpaksa kembali lagi pada hari berikutnya.

Kondisi tersebut juga dikeluhkan operator pelayanan di tingkat kecamatan. Mereka mengaku sering kesulitan memberikan kepastian kepada warga karena proses verifikasi dan sinkronisasi data masih terkendala sistem.

Warga berharap Disdukcapil Kabupaten Cirebon segera membenahi layanan yang ada. Mereka ingin pengurusan dokumen kependudukan bisa lebih cepat dan tidak membuat masyarakat harus bolak-balik ke kantor pelayanan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru