RINGKASNEWS.ID - Kondisi Lovanya Evelyn Kautsar, siswi SDN Guntur Kota Cirebon yang selamat dalam kecelakaan maut di kawasan Gronggong, terus menunjukkan perkembangan. Setelah menjalani operasi amputasi kaki, Lovanya mulai pulih dan sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik.
Namun hingga kini, Lovanya masih belum mengetahui bahwa ayah, ibu, dan adiknya telah meninggal dunia dalam kecelakaan yang sama.
Kepala SDN Guntur Kota Cirebon, Aninditto mengatakan, informasi tersebut sengaja belum disampaikan. Keputusan itu diambil berdasarkan pendampingan tim dokter dan psikolog agar kondisi fisik maupun mental Lovanya tetap stabil selama menjalani masa pemulihan.
"Kalau secara psikologis masih dilakukan pendampingan oleh psikolog. Ada kenyataan besar yang nanti harus dihadapi Lovanya, yaitu orang tua dan adiknya sudah tidak ada. Informasi itu belum disampaikan sampai kondisinya benar-benar siap dan stabil," ujar Aninditto, Senin (20/7/2026).
Aninditto mengaku sempat berbincang dengan Lovanya saat menjenguk di RSUD Gunung Jati. Saat ditanya mengenai sekolah lanjutan, Lovanya mengaku ingin bersekolah di tempat yang dekat dari rumah agar tetap bisa diantar oleh kedua orang tuanya. Ucapan polos itu menjadi momen yang sangat mengharukan bagi semua yang mendengarnya.
Saat ini, Lovanya masih menjalani perawatan intensif dengan pendampingan tenaga medis dan psikolog. Dukungan dari berbagai pihak juga terus mengalir, sembari mendoakan agar ia segera pulih dan diberi kekuatan menghadapi perjalanan hidup yang tidak mudah.
