597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon

Kamis, 16 Jul 2026 19:08
    Bagikan  
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Ist

MPLS di Lapas Narkotika Cirebon, 597 Siswa SMKN 1 Susukan Dibekali Edukasi Antinarkoba.

RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 597 siswa baru SMKN 1 Susukan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang disampaikan oleh Psikolog Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Irma Rosdiyanti.

Psikolog Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Irma Rosdiyanti, mengatakan penyalahgunaan narkoba dapat membawa dampak yang luas bagi kehidupan seseorang.

Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, hubungan sosial, hingga masa depan penggunanya.

"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat memengaruhi pendidikan, kehidupan sosial, hingga berujung pada konsekuensi hukum yang berdampak terhadap masa depan seseorang," kata Irma.

Ia menjelaskan, para peserta juga diperkenalkan dengan gambaran kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan agar memahami konsekuensi nyata dari tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

"Kami ingin para siswa memahami setiap pilihan memiliki konsekuensi akan dampak buruk narkoba, semakin besar peluang mereka untuk berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Irma menilai antusiasme para siswa menunjukkan kepedulian mereka terhadap bahaya narkoba dan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang sehat.

"Harapan kami, mereka bisa menjadi generasi yang lebih sadar, mampu menjaga diri dari pengaruh narkoba, dan berani mengajak teman-temannya untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang