Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal

Minggu, 12 Jul 2026 18:35
    Bagikan  
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Dok.Humas Ciko

Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran pada hari ketiga pencarian nelayan asal Desa Citemu yang hilang di perairan Mundu, Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Nelayan asal Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, berinisial M.A. (22), yang dilaporkan hilang saat membersihkan lambung kapal di tengah laut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan Tim SAR gabungan di perairan Waruduwur, Kecamatan Mundu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.35 WIB, setelah tiga hari pencarian.

Plt Kapolsek Mundu IPTU Awan Kurniawan mengatakan, korban ditemukan saat tim melakukan penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian.

"Korban ditemukan sekitar pukul 10.35 WIB di perairan Waruduwur. Selanjutnya dievakuasi ke RSUD Gunung Jati sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Awan.

Peristiwa itu bermula saat korban berangkat melaut menggunakan KM Sri Mulya dari Dermaga Sungai Selo Penganten, Desa Citemu, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari ikan.

Berdasarkan keterangan keluarga, ketika berada di tengah laut korban turun ke air untuk membersihkan lambung kapal. Namun, angin yang bertiup cukup kencang diduga membuat kapal hanyut ke arah kawasan mangrove sehingga korban terpisah dan tidak sempat kembali naik ke atas kapal.

Beberapa saat kemudian, perahu korban ditemukan tanpa awak. Telepon genggam, pakaian, serta bekal makanan milik korban masih berada di dalam kapal. Perahu tersebut kemudian dibawa ke dermaga oleh ayah korban bersama warga.

Awan menambahkan, sejak laporan diterima, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, pemerintah desa, relawan, dan nelayan setempat melakukan pencarian di sejumlah titik perairan Mundu. Penyisiran terus dilakukan meski terkendala kondisi cuaca dan luasnya area pencarian.

"Memasuki hari ketiga, tim kembali menyisir perairan menggunakan perahu karet Basarnas hingga akhirnya korban ditemukan di perairan Waruduwur. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan," pungkasnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase