Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon

Jumat, 3 Jul 2026 15:25
    Bagikan  
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Ist

Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso bersama Ketua GM FKPPI X-15 Kota Cirebon, M. Dany Jaelani, pada kegiatan Pembinaan Kesiapan Bela Negara (PKBN) yang berlangsung di Aula Kodim 0614/Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Kodim 0614/Kota Cirebon mengadakan kegiatan Pembinaan Kesiapan Bela Negara (PKBN) yang diikuti prajurit, Keluarga Besar TNI (KBT), dan perwakilan organisasi kepemudaan di Aula 76 Kodim 0614/Kota Cirebon, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut membahas penguatan wawasan kebangsaan di tengah perkembangan teknologi digital.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso mengatakan, penanaman nilai bela negara perlu menyesuaikan perkembangan zaman.

Menurutnya, pendekatan kepada Generasi Z dan Generasi Alpha harus dilakukan melalui dialog dan edukasi, bukan dengan cara yang kaku.

Ia menilai derasnya arus informasi dan budaya global melalui media digital menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga rasa nasionalisme. Karena itu, penguatan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan dinilai tetap diperlukan.

"Pendekatan kepada generasi muda harus mengikuti perkembangan zaman. Dialog, edukasi, dan keteladanan menjadi cara yang lebih efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan," ujar Drajat.

Dalam sesi diskusi, Ketua GM FKPPI X-15 Kota Cirebon, M. Dany Jaelani, menyampaikan bahwa materi wawasan kebangsaan dan sejarah dinilai semakin berkurang dalam dunia pendidikan.

Ia mengusulkan agar materi tersebut kembali diperkuat melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Selain itu, Dany juga mengusulkan optimalisasi pelaksanaan upacara bendera dengan melibatkan TNI, Polri, dan veteran sebagai pembina upacara.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu cara menanamkan disiplin dan rasa cinta tanah air kepada peserta didik.

"Kami berharap keberadaan Resimen Mahasiswa (Menwa) di perguruan tinggi kembali diaktifkan sebagai salah satu wadah pembinaan bela negara bagi kalangan mahasiswa," tuturnya.

Kegiatan tersebut turut menjadi ruang diskusi mengenai berbagai tantangan dalam menjaga wawasan kebangsaan di era digital, termasuk pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal