Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan

Kamis, 9 Jul 2026 20:23
    Bagikan  
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Ist

Petugas Satpol PP memasang stiker peringatan pada bangunan di Jalan Kesambi, Kota Cirebon, sebagai tahap awal penataan kawasan, Kamis (9/7/2026).

RINGKASNEWS.ID - Ratusan bangunan di sepanjang Jalan Kesambi, Kota Cirebon, mulai memasuki tahapan penertiban setelah Satpol PP bersama Satpol PP Provinsi Jawa Barat memasang stiker peringatan pada bangunan yang masuk dalam rencana penataan, Kamis (9/7/2026).

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Cirebon, Muhammad Luthfy Iqbal, mengatakan pemasangan stiker merupakan tindak lanjut dari rencana penataan yang telah diproses sejak tahun lalu oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

"Hari ini kami mendampingi Satpol PP Provinsi Jawa Barat melakukan patroli terpadu sekaligus pemasangan stiker sebagai bagian dari tahapan penertiban di Jalan Kesambi," kata Luthfy.

Selain bangunan, petugas juga memasang stiker pada 104 media luar ruang yang berada di sepanjang ruas Jalan Kesambi, mulai dari simpang Jabang Bayi hingga pintu perlintasan kereta api.

Menurut Luthfy, pemasangan stiker menjadi pemberitahuan awal kepada pemilik bangunan sebelum proses penertiban dilanjutkan. Setelah tahap ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan surat pemberitahuan sebagai bagian dari tahapan berikutnya.

"Setelah pemasangan stiker ini, kami masih menunggu arahan dari Satpol PP Provinsi Jawa Barat. Nantinya akan ada surat yang disampaikan kepada para pemilik bangunan terkait tahapan selanjutnya," ujarnya.

Di sela kegiatan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pemilik bangunan mengenai rencana penataan tersebut. Ia menyebut sebagian besar masyarakat sudah mengetahui rencana itu karena prosesnya telah berjalan cukup lama.

"Respons masyarakat cukup baik. Yang paling banyak ditanyakan justru kapan pembongkaran akan dilakukan," ucapnya.

Meski demikian, Luthfy menegaskan jadwal pembongkaran belum dapat dipastikan karena menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penertiban nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan Jalan Kesambi sebagai lokasi pertama.

"Untuk tahap awal difokuskan di Jalan Kesambi. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan penertiban dilakukan di ruas jalan provinsi lainnya yang ada di Kota Cirebon," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi