Sah! Agus Muntholib Jabat Kepala OJK Cirebon Gantikan Fredly Nasution

Jumat, 7 Jun 2024 19:19
    Bagikan  
Sah! Agus Muntholib Jabat Kepala OJK Cirebon Gantikan Fredly Nasution
Ist

Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Cirebon

RINGKASNEWS.ID - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Agus Muntholib resmi dikukuhkan menggantikan Mohammad Fredly Nasution yang berlangsung di Luxton Hotel, Jalan Kartini Kota Cirebon, Jumat (7/6/2024).

Pengukuhan dan serah terima jabatan tersebut dihadiri oleh Pj. Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi, Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan OJK Rizal Ramadhani, Anggota Komisi XI DPR RI Satori dan Jefry Romdonny dan lainnya.

Pj. Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi dalam sambutannya menyatakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi di Kota Cirebon tetap tumbuh dan terjaga.  

“Pencapaian hal tersebut merupakan hasil dari kolaborasi Pemerintah Daerah dengan seluruh stakeholder. Sebagai regulator di sektor keuangan," ucapnya.

Pihaknya berharap OJK dapat semakin meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk terus berkontribusi dalam memajukan perekonomian di Kota Cirebon.

"Kami juga mengapresiasi pencapaian Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan dan berharap implementasi program kerja TPAKD Ciayumajakuning terus ditingkatkan," ujarnya.

Sementara, Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan OJK, Rizal Ramadhani dalam sambutannya menyampaikan, OJK sebagai lembaga negara harus memberikan kontribusi dalam membangun pertumbuhan ekonomi Ciayumajakuning. 

“OJK berkomitmen untuk terus sinergi, kolaborasi, dan konvergensi dengan para pemangku kepentingan serta mengoptimalkan bagi kepentingan masyarakat” kata Rizal.

Menurutnya, tugas OJK semakin berat dengan bertambahnya entitas yang diawasi seperti Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), koperasi yang beroperasi secara open loop, aset kripto, dan aset-aset derivatif. 

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas entitas-entitas ilegal seperti judi online, investasi ilegal, dan entitas ilegal lainnya,” kata Rizal.

Mohammad Fredly Nasution yang hampir 3 tahun menjabat sebagai Kepala OJK Cirebon menyampaikan, telah banyak sinergi dan kolaborasi yang dilakukan oleh OJK Cirebon.

"Melalui program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan fokus untuk melawan rentenir dan pinjol ilegal," ungkapnya.

Sementara, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menuturkan, estafet kepemimpinan merupakan hal yang wajar pada suatu instansi. 

“OJK Cirebon akan meneruskan sinergi dan kolaborasi untuk memajukan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat Ciayumajakuning," tutur Agus Muntholib.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Jalur Pantura Cirebon
Warga Kejaksan Curhat Soal Jalan Rusak hingga BPJS ke Rinna Suryanti
Jelang One Way, Jalur Arah Jakarta di Tol Cipali Mulai Disterilkan
Buka Bersama Eks DB Radio Cirebon, Ajang Reuni dan Melepas Rindu
Naya Anindita Ceritakan Peran Ardit Erwandha dan Reza Chandika Pilih OST Film 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Pos Rest Area 207A Tol Palikanci Jelang Arus Mudik
H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Masih Ramai Lancar
Perlintasan JPL 200 Krucuk Kini Gunakan Palang Pintu Empat Sisi
HDCI Cirebon Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga
Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali Arah Jakarta, Tidak Ada Penumpang dan Korban
100 Anak Yatim Terima Santunan dari Anggota DPRD Kota Cirebon Rinna Suryanti
Arus Kendaraan ke Cirebon di Tol Cipali Meningkat pada Minggu Pagi
Lesehan Enduro Kembali Hadir di Jalur Pantura, Pemudik Bisa Istirahat hingga Cek Kendaraan
Dishub Catat 5.000 Lebih Pemotor Melintas di Pantura Cirebon pada H-7 Lebaran
Arus Mudik Lebaran di Pantura Cirebon Mulai Terlihat, Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
MIN 2 Cirebon Tutup Pembelajaran Ramadhan dengan Khotmil Qur’an dan Santunan Yatim
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Masih Lancar, Volume Kendaraan Mulai Meningkat
Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon
FKPK Perumahan Kaliwulu Mulai Benahi Jalan Rusak dan Penerangan Lingkungan
Film “Na Willa” Lebih Dulu Tayang di 22 Kota, Ajak Penonton Mengenang Masa Bahagia Anak-anak