DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Jun 2026 10:11
    Bagikan  
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Ist

Pansus III DPRD Kabupaten Cirebon membahas Raperda Data Desa/Kelurahan Presisi Partisipatif guna memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan tepat sasaran.

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi Partisipatif.

Regulasi ini disiapkan sebagai langkah memperkuat kualitas data daerah yang menjadi dasar perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.

Pembahasan dilakukan Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Cirebon bersama sejumlah perangkat daerah terkait pada Selasa (2/6/2026). Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Bapperida, DPMD, Diskominfo, serta Bagian Hukum Setda Kabupaten Cirebon.

Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Cirebon, Dara Darmanto mengatakan, data yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, program pembangunan akan lebih efektif apabila didukung data yang sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

"Data menjadi instrumen yang sangat penting dalam proses pengambilan keputusan. Dengan data sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun data sektoral lainnya yang akurat, kebijakan pemerintah daerah akan lebih tepat sasaran dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah persoalan yang muncul akibat perbedaan antara data administrasi dan kondisi faktual masyarakat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pelaksanaan program pemerintah, termasuk layanan sosial yang membutuhkan data yang valid dan selalu diperbarui.

Karena itu, DPRD Kabupaten Cirebon mendorong hadirnya sistem pendataan yang lebih presisi dan partisipatif. Melalui konsep tersebut, masyarakat dilibatkan dalam proses pengumpulan, verifikasi, hingga pemutakhiran data di tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Dara, pendekatan partisipatif akan membantu pemerintah memperoleh data yang lebih akurat dan mutakhir. Selain itu, perubahan kondisi sosial masyarakat dapat lebih cepat terdeteksi sehingga data yang digunakan dalam penyusunan kebijakan tetap relevan.

"Raperda ini diharapkan menjadi instrumen hukum yang mampu menjembatani kebutuhan pemerintah daerah terhadap data yang berkualitas. Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik, sementara perencanaan yang baik akan melahirkan program pembangunan yang lebih efektif dan efisien," katanya.

Selain meningkatkan akurasi data, raperda ini juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem data yang terintegrasi dari tingkat desa, kelurahan, hingga kabupaten. Dengan sinkronisasi yang lebih baik, perbedaan data antarinstansi dapat diminimalkan.

Dalam rapat tersebut, Pansus III DPRD Kabupaten Cirebon turut meminta masukan dari perangkat daerah yang hadir. Masukan tersebut diperlukan untuk menyempurnakan substansi raperda agar implementasinya dapat berjalan optimal setelah disahkan.

Melalui pembahasan raperda ini, DPRD Kabupaten Cirebon berharap pengelolaan data daerah dapat dilakukan secara lebih terpadu, berkelanjutan, dan mampu mendukung pembangunan yang tepat sasaran.

Ke depan, sistem data presisi partisipatif diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kabupaten Cirebon Koordinasi dengan Kementerian PU
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC