KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta

Rabu, 22 Jul 2026 19:21
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Dok.Daip 3

Petugas KAI Daop 3 Cirebon saat memberikan edukasi keselamatan kepada anak-anak di sekitar jalur rel kereta api.

RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 271 personel pengamanan disiagakan PT KAI Daop 3 Cirebon untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api. Mereka bertugas selama 24 jam di 30 stasiun, jalur rel, hingga mengawal perjalanan kereta yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, kehadiran petugas pengamanan bukan hanya untuk menjaga aset perusahaan. Mereka juga menjadi garda terdepan yang membantu penumpang saat membutuhkan pertolongan.

"Petugas kami tidak hanya berjaga di stasiun. Mereka juga mengawal perjalanan kereta, patroli di jalur rel, dan mengamankan objek vital perkeretaapian," kata Muhibbuddin, Selasa (22/7/2026).

Menurutnya, petugas pengamanan juga memiliki tugas pelayanan kepada pelanggan. Mereka membantu penumpang yang kesulitan menggunakan loket box, menunjukkan jalur keberangkatan kereta, hingga membantu membawa barang bawaan.

"Kalau ada penumpang lansia, penyandang disabilitas, atau ada yang sakit di stasiun maupun di dalam kereta, petugas kami juga langsung memberikan bantuan," ujarnya.

Muhibbuddin menjelaskan, pengamanan di Daop 3 Cirebon melibatkan 105 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan 166 petugas security. Mereka bertugas di 30 stasiun yang tersebar di wilayah Subang, Indramayu, Cirebon, hingga Brebes.

"Di lapangan kami juga bersinergi dengan TNI dan Polri. Kolaborasi ini penting agar situasi keamanan tetap kondusif," katanya.

Selain menjaga keamanan, personel Polsuska juga rutin memberikan edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan di lingkungan warga, sekolah, kampus, hingga perlintasan sebidang.

"Keselamatan di jalur kereta api tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Masyarakat juga harus memahami risikonya, karena itu edukasi terus kami lakukan," ujar Muhibbuddin.

Ia menyebut, sejak Januari hingga Juli 2026, tim pengamanan Daop 3 Cirebon telah menggelar 40 kali sosialisasi keselamatan di sekolah dan lingkungan masyarakat. Sementara edukasi di perlintasan sebidang telah dilakukan sebanyak 71 kali.

Untuk mendukung pengamanan, KAI juga memanfaatkan teknologi. Patroli dilakukan menggunakan drone, disertai pemantauan CCTV di sejumlah stasiun dan objek vital.

"Teknologi membantu kami memantau kondisi di lapangan lebih cepat. Jika ada potensi gangguan, petugas bisa segera bergerak," jelasnya.

Muhibbuddin juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel, tidak merusak fasilitas perkeretaapian, dan tidak melempar benda ke arah kereta yang sedang melintas.

"Perjalanan kereta yang aman bukan hanya tugas KAI. Dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan agar perjalanan kereta api tetap selamat dan nyaman," tutupnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun