Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi

Senin, 20 Jul 2026 19:01
    Bagikan  
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Dok.Daop 3

Petugas melakukan uji berkala pada sarana kereta api di wilayah KAI Daop 3 Cirebon untuk memastikan seluruh armada tetap layak dan aman beroperasi.

RINGKASNEWS.ID - Sebanyak 32 sarana milik PT KAI Daop 3 Cirebon dinyatakan lulus uji kelaikan operasi setelah menjalani pemeriksaan berkala oleh Balai Pengujian Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada 15–18 Juli 2026.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, seluruh sarana yang diperiksa dinyatakan memenuhi persyaratan teknis sehingga layak digunakan untuk mendukung operasional kereta api.

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan proses perawatan dan pemeriksaan rutin yang dilakukan selama ini berjalan sesuai standar.

"Keselamatan bukan hanya prioritas, tetapi merupakan budaya yang terus kami bangun dalam setiap aspek operasional. Hasil kelulusan 100 persen pada uji berkala ini menjadi bukti bahwa KAI Daop 3 Cirebon terus menjaga kualitas sarana sesuai standar keselamatan yang ditetapkan pemerintah," kata Muhibbuddin, Senin (20/7/2026).

Dari total 32 sarana yang diuji, terdiri atas 14 kereta penumpang dan 18 gerbong barang. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai komponen penting, mulai dari sistem pengereman, mekanik, kelistrikan hingga perangkat keselamatan operasional.

Muhibbuddin menjelaskan, uji berkala merupakan bagian dari mekanisme yang diterapkan pemerintah untuk memastikan setiap sarana perkeretaapian berada dalam kondisi layak sebelum dioperasikan.

"Dengan demikian, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan andal. Setiap sarana yang beroperasi harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan," ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan uji berkala mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.

Menurut Muhibbuddin, hasil uji tersebut menjadi evaluasi penting bagi KAI dalam menjaga kualitas sarana. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan akan terus dilakukan secara berkala agar seluruh kereta dan gerbong tetap berada dalam kondisi prima.

"Uji berkala bukan sekadar memenuhi ketentuan, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Kami akan terus melakukan perawatan secara konsisten agar masyarakat dapat menggunakan layanan kereta api dengan rasa aman dan nyaman," tutupnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental