Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik

Kamis, 4 Jun 2026 18:31
    Bagikan  
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
Ringkas Media

Sejak 1912, Stasiun Cirebon Tetap Jadi Simpul Mobilitas Penumpang.

RINGKASNEWS.ID - Stasiun Cirebon genap berusia 114 tahun pada 3 Juni 2026. Stasiun yang sudah beroperasi sejak 1912 ini masih menjadi salah satu titik penting pergerakan penumpang di jalur utara Jawa.

“Stasiun Cirebon adalah salah satu cagar budaya yang tetap kami jaga keasliannya. Di sisi lain, layanan terus kami sesuaikan dengan kebutuhan pelanggan saat ini,” kata Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, bangunan stasiun ini masih mempertahankan ciri khas lama bergaya Art Deco. Meski ada penyesuaian di sejumlah bagian, bentuk utama dan karakter bangunan tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan sejarah perkeretaapian.

"Stasiun Cirebon dibangun pada masa kolonial oleh Staatsspoorwegen (SS) dan dirancang oleh arsitek Pieter Adriaan Jacobus Moojen. Sejak awal, lokasinya memang strategis sebagai penghubung jalur utara dan selatan Jawa," terang Muhib.

Dari waktu ke waktu, perannya ikut berubah. Jika dulu lebih banyak untuk angkutan barang dan hasil bumi, kini stasiun ini menjadi simpul perjalanan penumpang antarkota besar di Pulau Jawa, mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, hingga Yogyakarta.

Data KAI Daop 3 Cirebon mencatat, jumlah penumpang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2023 hingga Mei 2026, total lebih dari 5,1 juta pelanggan telah dilayani.

"Rinciannya, pada 2023 sebanyak 1.328.655 pelanggan, lalu 2024 menjadi 1.489.590 pelanggan. Tahun 2025 meningkat lagi menjadi 1.610.225 pelanggan, sementara Januari–Mei 2026 tercatat 729.104 pelanggan," jelasnya.

Muhibbuddin mengatakan, tren ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarkota.

Peringatan hari jadi ke-114 juga diisi kegiatan sederhana bersama komunitas pecinta kereta api, pegiat sejarah, serta pemberian santunan kepada anak yatim di Cirebon.

"Di usia lebih dari satu abad ini, Stasiun Cirebon tetap menjalankan dua peran sekaligus: menjaga warisan sejarah dan melayani kebutuhan transportasi yang terus berkembang," tuturmya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong