Siswa SMAN 7 Kota Cirebon Gagal SNPMB, Orang Tua Protes Sekolah

Senin, 3 Feb 2025 12:17
    Bagikan  
Siswa SMAN 7 Kota Cirebon Gagal SNPMB, Orang Tua Protes Sekolah
Ist

Gagal SNPMB, Siswa SMAN 7 Kota Cirebon dan Orang Tua Protes ke Sekolah, Senin (3/2).

RINGKASNEWS.ID - Ratusan siswa kelas 12 SMAN 7 Kota Cirebon bersama orang tua mereka menggelar aksi protes di depan sekolah pada Senin (3/2/25). 

Mereka menuntut kejelasan dari pihak sekolah setelah banyak siswa gagal mendaftar dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akibat dugaan kelalaian administrasi. 

Salah satu siswa mengungkapkan kekecewaanya. Menurutnya, perjuangan selama tiga tahun menjadi sia-sia karena tidak bisa mengikuti SNPMB. 

"Kami sudah belajar keras, tapi malah tidak bisa mendaftar. Kami merasa dirugikan," ujarnya. 

Kepala SMAN 7 Kota Cirebon, Iman Setiawan menjelaskan, keterlambatan finalisasi data menjadi penyebab utama permasalahan ini. 

Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah telah menginput nilai rapor siswa ke dalam sistem, tetapi mengalami kendala teknis saat proses akhir pendaftaran. 

"Kami terus berusaha mengakses sistem hingga batas akhir yang ditentukan, tetapi tetap mengalami kendala. Kami sudah mengirim perwakilan ke Jakarta untuk mencari solusi," jelasnya. 

Sementara itu, staf kesiswaan SMAN 7, Rachmasari mengungkapkan, sekolah telah menjalankan seluruh tahapan pendaftaran sesuai prosedur. 

"Namun, adanya perubahan data akibat pengunduran diri beberapa siswa menyebabkan keterlambatan dalam finalisasi," ungkapnya. 

Orang tua siswa, yang turut hadir dalam aksi protes, menuntut tanggung jawab dari pihak sekolah. Tono, salah satu orang tua, menegaskan bahwa masa depan anak-anak mereka tidak boleh terhambat karena kelalaian administratif. 

"Kami ingin sekolah memberikan solusi nyata. Jangan sampai anak-anak kami kehilangan kesempatan masuk perguruan tinggi," katanya. 

Saat ini, pihak sekolah masih menunggu keputusan dari panitia SNPMB di Jakarta. Para siswa dan orang tua berharap ada solusi yang memungkinkan mereka tetap dapat mengikuti seleksi perguruan tinggi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026