KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja

Kamis, 28 May 2026 11:08
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Dok.Daop 3

Pembinaan pekerja KAI Daop 3 Cirebon membahas disiplin kerja, perawatan sarana, dan evaluasi temuan di lapangan.

RINGKASNEWS.ID - KAI Daop 3 Cirebon mengevaluasi perawatan sarana dan kedisiplinan pekerja melalui pembinaan yang diikuti pegawai bidang operasi, sarana, dan prasarana. Dalam kegiatan itu, berbagai temuan di lapangan ikut dibahas sebagai bahan evaluasi bersama.

Kepala Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan keselamatan perjalanan kereta api sangat bergantung pada ketelitian dan disiplin pekerja saat menjalankan tugas. Karena itu, setiap pegawai diminta bekerja sesuai prosedur yang berlaku.

“Penerapan SOP harus dilakukan secara konsisten. Ketelitian dan tanggung jawab kerja menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan operasional kereta api,” ujar Sigit dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Menurut dia, kualitas perawatan sarana dan prasarana perlu terus diperhatikan untuk mencegah gangguan operasional. Selain itu, koordinasi antarpetugas juga dinilai penting agar setiap pekerjaan dapat berjalan sesuai standar keselamatan.

Dalam sesi diskusi, para pekerja menyampaikan berbagai kendala dan temuan yang ditemui di lapangan. Mulai dari perawatan sarana, kondisi prasarana, hingga pola kerja di lingkungan operasional.

"Setiap temuan diminta untuk dicatat dan segera ditindaklanjuti. Langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kesalahan yang sama tidak terus berulang," ucapnya.

KAI Daop 3 Cirebon juga menekankan pentingnya pelatihan lanjutan bagi pekerja. Pelatihan itu dinilai diperlukan untuk meningkatkan ketelitian dan kesiapan pekerja saat bertugas.

“Kami berharap seluruh pegawai terus meningkatkan disiplin dan tidak mengabaikan hal-hal kecil dalam bekerja. Keselamatan perjalanan kereta api harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Sigit.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon