Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat

Jumat, 29 May 2026 19:39
    Bagikan  
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Ist

Terduga pelaku pencurian sepatu jamaah Salat Jumat di Masjid Darul Muttaqim Cirebon diamankan warga usai aksinya terekam CCTV.

RINGKASNEWS.ID - Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim, Jalan Terusan Karangjalak, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, membongkar aksi pencurian sepatu yang terjadi saat pelaksanaan Salat Jumat.

Kasus tersebut terungkap setelah sejumlah jamaah menyadari alas kaki mereka hilang usai salat. Beberapa korban kemudian melapor kepada pengurus masjid karena tidak menemukan sepatu dan sandal yang sebelumnya disimpan di area penitipan.

Salah satu korban merupakan mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang kehilangan sepatu Adidas Samba. Selain itu, seorang jamaah asal Kuningan juga kehilangan sepatu Reebok, serta sandal merek Eiger milik jamaah lainnya.

Pengurus DKM masjid lalu memeriksa rekaman kamera pengawas untuk mengetahui pelaku pencurian. Dari hasil pengecekan CCTV, terlihat seorang pria diduga mengambil sejumlah alas kaki jamaah dan masih berada di sekitar lokasi masjid.

Marbot masjid bernama Abas bersama sejumlah jamaah kemudian langsung mengejar pria tersebut hingga berhasil diamankan di area parkir saat hendak pergi menggunakan sepeda motor.

“Setelah dilihat dari CCTV, ternyata pelaku masih ada di lokasi. Langsung diamankan sama jamaah,” ujar Abas, Jumat (29/5).

Karena lokasi masjid berada di lingkungan Kodim 0614/Kota Cirebon, pelaku sementara dibawa ke pos piket untuk dimintai keterangan awal sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Dari pemeriksaan sementara, pria tersebut mengaku berinisial HM (51), warga Desa Pasindangan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Saat diamankan, ia tidak membawa kartu identitas.

HM mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian sepatu di masjid yang sama. Kepada petugas, ia berdalih hasil penjualan sepatu curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Untuk dijual lagi, buat biaya hidup,” kata HM saat diperiksa.

Tak lama kemudian, anggota Polsek Kesambi datang ke lokasi dan membawa pelaku ke Mapolsek Kesambi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah korban dan saksi juga turut dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi