Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba

Minggu, 31 May 2026 14:36
    Bagikan  
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Ist

Kalapas Narkotika Cirebon memberikan arahan kepada warga binaan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta menjauhi handphone ilegal dan narkoba di lingkungan lapas, Sabtu (30/5/2026).

RINGKASNEWS.ID - Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon, Machda Landasny, menegaskan tidak ada toleransi terhadap kepemilikan handphone ilegal maupun peredaran narkoba di lingkungan lapas.

Penegasan itu disampaikan kepada seluruh warga binaan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Machda mengatakan, kondisi lapas yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud jika seluruh warga binaan mematuhi aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

"Tidak ada toleransi terhadap handphone ilegal maupun narkoba. Semua warga binaan harus memahami dan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan," kata Machda, Sabtu (30/5/2026).

Menurut dia, Lapas Narkotika Cirebon dihuni narapidana kasus narkotika yang berasal dari berbagai daerah. Karena itu, kesadaran untuk menjaga ketertiban dan menaati aturan menjadi hal penting agar tidak muncul gangguan keamanan di dalam lapas.

Selain menyoroti larangan handphone ilegal dan narkoba, pihak lapas juga mengingatkan warga binaan untuk tidak terlibat dalam praktik pungutan liar maupun pelanggaran lainnya yang dapat mengganggu proses pembinaan.

"Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh warga binaan. Semua harus ikut menjaga situasi tetap kondusif," tegasnya.

Machda menilai upaya pencegahan perlu terus dilakukan agar potensi pelanggaran dapat diminimalkan sejak dini. Salah satunya dengan memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai aturan yang berlaku di dalam lapas.

Ia berharap seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan baik dan menjadikan kedisiplinan sebagai bagian dari proses perubahan diri.

"Kalau kondisi lapas aman dan tertib, proses pembinaan juga bisa berjalan lebih optimal," ucap Machda.

Lapas Narkotika Cirebon memastikan komitmen pemberantasan Halinar, yakni handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba, akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik