RINGKASNEWS.ID - Wartawan media online Cirebonbanget.com, Taufik, mengaku mendapat intimidasi dan ancaman usai memberitakan dugaan persoalan kebersihan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Dapur SPPG RW 11 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/5/2026) siang di kawasan Komplek Citraland, Kota Cirebon. Taufik mengaku didatangi orang yang diduga suruhan pengelola SPPG untuk meminta berita yang telah tayang segera diturunkan.
Menurut Taufik, awalnya dirinya dihubungi Ketua AMX Cirebon Raya, M. Hayat, yang sebelumnya menjadi narasumber dalam pemberitaan soal kebersihan dan IPAL Dapur SPPG Kalijaga.
Dalam komunikasi tersebut, Hayat menyampaikan ada pihak dari SPPG yang ingin bertemu untuk membahas pemberitaan yang sudah terbit.
Karena mengira akan ada hak jawab atau klarifikasi resmi, Taufik kemudian menyanggupi ajakan pertemuan tersebut.
Namun sesampainya di lokasi yang telah disepakati, situasi justru berubah tegang. Orang yang datang disebut bukan memberikan klarifikasi, melainkan meminta agar berita segera ditakedown tanpa alasan jelas.
“Awalnya saya pikir mau klarifikasi atau hak jawab terkait berita kebersihan dan IPAL SPPG. Ternyata malah meminta berita diturunkan,” ujar Taufik.
Tak hanya itu, Taufik juga mengaku mendapat ancaman secara langsung saat pertemuan berlangsung.
“Saya seret kalau tidak menurunkan beritanya,” kata Taufik menirukan ucapan pria yang menemuinya.
Sebelumnya, Cirebonbanget.com memberitakan kritik terhadap kondisi kebersihan, sanitasi, hingga IPAL di Dapur SPPG Kalijaga yang dinilai perlu dibenahi agar sesuai standar nasional.
Dalam pemberitaan itu, M. Hayat menyoroti pentingnya standar kebersihan dan pengelolaan limbah di dapur program pemenuhan gizi tersebut.
Taufik menegaskan, berita yang ditulis merupakan hasil peliputan dan mengacu pada keterangan narasumber yang disampaikan secara terbuka.
Menurutnya, jika ada pihak yang merasa keberatan terhadap isi pemberitaan, seharusnya menempuh mekanisme hak jawab sesuai Undang-Undang Pers, bukan dengan intimidasi ataupun ancaman terhadap wartawan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola Dapur SPPG RW 11 Kelurahan Kalijaga terkait dugaan intimidasi tersebut.
