Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita

Jumat, 29 May 2026 10:10
    Bagikan  
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Ilustrasi

Wartawan Cirebonbanget.com Mengaku Ditekan Takedown Berita SPPG

RINGKASNEWS.ID - Wartawan media online Cirebonbanget.com, Taufik, mengaku mendapat intimidasi dan ancaman usai memberitakan dugaan persoalan kebersihan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Dapur SPPG RW 11 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/5/2026) siang di kawasan Komplek Citraland, Kota Cirebon. Taufik mengaku didatangi orang yang diduga suruhan pengelola SPPG untuk meminta berita yang telah tayang segera diturunkan.

Menurut Taufik, awalnya dirinya dihubungi Ketua AMX Cirebon Raya, M. Hayat, yang sebelumnya menjadi narasumber dalam pemberitaan soal kebersihan dan IPAL Dapur SPPG Kalijaga.

Dalam komunikasi tersebut, Hayat menyampaikan ada pihak dari SPPG yang ingin bertemu untuk membahas pemberitaan yang sudah terbit.

Karena mengira akan ada hak jawab atau klarifikasi resmi, Taufik kemudian menyanggupi ajakan pertemuan tersebut.

Namun sesampainya di lokasi yang telah disepakati, situasi justru berubah tegang. Orang yang datang disebut bukan memberikan klarifikasi, melainkan meminta agar berita segera ditakedown tanpa alasan jelas.

“Awalnya saya pikir mau klarifikasi atau hak jawab terkait berita kebersihan dan IPAL SPPG. Ternyata malah meminta berita diturunkan,” ujar Taufik.

Tak hanya itu, Taufik juga mengaku mendapat ancaman secara langsung saat pertemuan berlangsung.

“Saya seret kalau tidak menurunkan beritanya,” kata Taufik menirukan ucapan pria yang menemuinya.

Sebelumnya, Cirebonbanget.com memberitakan kritik terhadap kondisi kebersihan, sanitasi, hingga IPAL di Dapur SPPG Kalijaga yang dinilai perlu dibenahi agar sesuai standar nasional.

Dalam pemberitaan itu, M. Hayat menyoroti pentingnya standar kebersihan dan pengelolaan limbah di dapur program pemenuhan gizi tersebut.

Taufik menegaskan, berita yang ditulis merupakan hasil peliputan dan mengacu pada keterangan narasumber yang disampaikan secara terbuka.

Menurutnya, jika ada pihak yang merasa keberatan terhadap isi pemberitaan, seharusnya menempuh mekanisme hak jawab sesuai Undang-Undang Pers, bukan dengan intimidasi ataupun ancaman terhadap wartawan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola Dapur SPPG RW 11 Kelurahan Kalijaga terkait dugaan intimidasi tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum
7Dunia Rilis Single “Seandainya Engkau Tahu”, Tembus Ratusan Ribu Views di YouTube
Program Weight Loss Challenge di KAI Daop 3 Cirebon Berlangsung Delapan Minggu
Antisipasi Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Cirebon Pasang Jammer Sinyal