RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kota Cirebon menetapkan advokat senior Rusdianto, S.H., M.H. sebagai Direktur Utama PD Pembangunan Kota Cirebon, pada Kamis (23/7/2026).
Penetapan tersebut diumumkan bersamaan dengan hasil seleksi direksi dan dewan pengawas sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan.
Rusdianto menjadi satu-satunya nama yang mengisi posisi direksi di PD Pembangunan. Sementara jajaran Dewan Pengawas diisi Arif Rachman Hakim, S.STP., C.R.B.C. sebagai Ketua Dewan Pengawas dan Whisnu Sentosa, S.I.P. sebagai anggota.
Penunjukan Rusdianto menarik perhatian karena selama ini ia lebih dikenal sebagai praktisi hukum. Melalui kantor hukumnya, Rusdianto & Association.
Ia menangani berbagai perkara perdata, korporasi, hingga pendampingan hukum bagi perusahaan maupun masyarakat di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Belakangan, namanya juga menjadi perhatian publik setelah dipercaya mendampingi 18 pemegang saham minoritas PT Raudhatussyfaa Sehat Bersama (RS Permata Cirebon) dalam sengketa saham dan pembekuan dividen. Bersama timnya, ia mengawal langkah hukum para klien melalui somasi hingga persiapan gugatan.
Dalam menjalankan praktik hukumnya, Rusdianto kerap berkolaborasi dengan Dr. Dudung Hidayat, S.H., M.H. dan Bambang Medivit Budisantoso, S.H., M.H. atau Kang Medi. Ketiganya dikenal menangani sejumlah perkara perdata dan korporasi di Cirebon.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon menegaskan seluruh nama yang diumumkan merupakan hasil proses seleksi yang dilakukan secara terbuka dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak para peserta.
"Proses seleksi telah dilangsungkan secara terbuka, komprehensif, dan transparan. Kami berharap jajaran direksi dan dewan pengawas terpilih dapat membawa semangat baru, membenahi manajemen internal, serta memperkuat kontribusi BUMD terhadap perekonomian Kota Cirebon secara nyata," ujar Wali Kota.
Selain PD Pembangunan, Pemkot Cirebon juga mengumumkan jajaran direksi dan dewan pengawas Perumda Pasar Berintan serta Perumda Farmasi Ciremai. Seluruh pejabat terpilih selanjutnya akan menjalani proses pelantikan sebelum mulai menjalankan tugasnya.
Dengan susunan kepengurusan yang baru, Pemkot berharap masing-masing BUMD mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendorong kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
