Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas

Selasa, 9 Jun 2026 20:50
    Bagikan  
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Ist

Truk kontainer ringsek usai menabrak warung di kawasan Arjawinangun, Cirebon, Selasa sore.

RINGKASNEWS.ID - Kecelakaan maut terjadi di kawasan Lampu Merah Junjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6/2026) sore. Sebuah truk kontainer yang melintas di jalur Pantura tiba-tiba hilang kendali dan menabrak deretan warung di pinggir jalan.

Truk yang membawa muatan bahan penyedap rasa itu diketahui melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Saat mendekati lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga sopir kesulitan mengendalikan laju kendaraan.

Upaya menghindari benturan sempat dilakukan dengan membanting setir ke arah kiri. Namun, truk justru keluar jalur dan menghantam warung kaki lima serta lapak pedagang es kelapa muda di sekitar lokasi.

Seorang penjaga warung bernama Wawan (sekitar 10 hari berjualan di lokasi tersebut) meninggal dunia setelah terlindas truk. Sementara dua orang lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar dan pengguna jalan berhenti dan berkerumun di lokasi kejadian. Proses evakuasi korban dan penanganan kecelakaan sempat menarik perhatian banyak orang di sekitar lokasi.

Petugas Satlantas Polresta Cirebon yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area, serta mengurai kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi di jalur Pantura.

Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahadjo mengatakan, truk bernomor polisi B 9485 FO yang dikemudikan RDS (25), warga Lampung Selatan, diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya keluar jalur.

“Sopir sudah kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kami juga akan memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan ada atau tidaknya faktor teknis,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi