Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon

Selasa, 9 Jun 2026 19:39
    Bagikan  
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
Ist

Petugas mengevakuasi korban diduga tertemper kereta di jalur rel Mundu, Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Seorang pria berusia 25 tahun asal Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, meninggal dunia setelah diduga tertemper kereta api di jalur utara KM 215+1, Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Selasa (9/6/2026) pukul 11.51 WIB.

Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi mengatakan, begitu menerima laporan kejadian tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

“Kami langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta proses identifikasi korban,” ujar Didi.

Korban diketahui berinisial A.R.N. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Cirebon untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi awal kejadian diterima dari laporan pihak PT KAI melalui Stasiun Kejaksan terkait adanya dugaan orang tertemper kereta di lokasi tersebut.

Seorang saksi, F.D.A., warga Kecamatan Waled, mengatakan dirinya melihat sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di dekat jalur rel. Saat mendekat, ia menemukan kondisi korban sudah tergeletak di sekitar lintasan kereta.

Saksi lain dari pihak PT KAI, Hasan Basyari, menyebut laporan awal diterima dari petugas Stasiun Kejaksan sebelum diteruskan ke kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Hasil pendalaman sementara, korban diduga tertemper Kereta Api Harina nomor 99 relasi Bandung–Surabaya yang melintas di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut.

Petugas gabungan telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari olah TKP, evakuasi jenazah, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api serta selalu waspada saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak memiliki palang pintu.

“Keselamatan itu tanggung jawab bersama. Jangan ambil risiko sekecil apa pun saat melintas rel kereta,” tegasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat