Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang

Kamis, 30 Jul 2026 08:21
    Bagikan  
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
Ist

Winda Meliyana menyampaikan target pendapatan Perumda Pasar Kota Cirebon yang dipatok Rp13 miliar pada 2026.

RINGKASNEWS.ID - Perumda Pasar Kota Cirebon menargetkan pendapatan sebesar Rp13 miliar pada 2026. Target tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari sewa kios, retribusi pasar, hingga jasa pelayanan parkir di pasar-pasar yang dikelolanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Pasar Kota Cirebon, Winda Meliyana menyampaikan, seluruh pendapatan usaha dihimpun dalam satu sistem. Setelah diaudit dan disahkan, sebagian laba akan disetorkan sebagai dividen kepada Pemerintah Kota Cirebon.

"Target pendapatan tahun 2026 sekitar Rp13 miliar. Sumbernya dari seluruh kegiatan usaha Perumda Pasar, seperti sewa, retribusi, dan jasa pelayanan. Setelah dikurangi beban operasional dan pajak, hasilnya akan disetorkan ke Pemkot pada tahun berikutnya setelah diaudit dan disahkan," kata Winda, Rabu (29/7).

Saat ini Perumda Pasar mengelola sekitar 10 pasar tradisional di Kota Cirebon. Untuk layanan parkir, pengelolaannya dilakukan dengan dua pola, yakni dikelola langsung oleh Perumda dan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Salah satu kerja sama yang masih menjadi perhatian adalah pengelolaan parkir di kawasan Pasar GTC. Winda mengungkapkan, kontrak kerja sama di lokasi tersebut telah berakhir sejak 2022 dan hingga kini belum diperpanjang.

"Khusus untuk GTC, kontraknya memang sudah habis sejak 2022. Sampai sekarang belum ada kontrak baru, tetapi pengelolaannya masih dikuasai oleh PT Tobasakti," ujarnya.

Menurut Winda, kondisi tersebut masih dalam tahap evaluasi. Perumda Pasar juga meninjau sejumlah kerja sama lainnya sebagai bagian dari pembenahan tata kelola perusahaan.

Selain menyiapkan target pendapatan tahun ini, Perumda Pasar juga mengevaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya. Realisasi pendapatan pada 2025 disebut mencapai sekitar 80 hingga 90 persen dari target yang telah ditetapkan.

"Dari target penyetoran Rp400 juta pada 2025, yang terealisasi sekitar Rp304 juta. Kami terus melakukan pembenahan tata kelola dan evaluasi kerja sama agar capaian pendapatan tahun ini bisa lebih optimal," tutup Winda.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kapolres Ciko Baru Dapat Titipan PR dari DPRD, Berantas Narkoba hingga Kejahatan Jalanan
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut