KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari

Minggu, 25 Jan 2026 07:05
    Bagikan  
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Dok.Daop 3

Calon penumpang menunggu kedatangan kereta api Stasiun Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia resmi membuka penjualan tiket kereta api untuk periode mudik Lebaran 2026 mulai 25 Januari 2026. Penjualan dilakukan lebih awal dengan skema H-45 guna mengakomodasi tingginya kebutuhan transportasi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Melalui skema tersebut, masyarakat sudah dapat memesan tiket kereta api untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026. Penjualan tiket selanjutnya dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal keberangkatan masing-masing kereta.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, kebijakan pemesanan lebih awal ini bertujuan memberikan kepastian dan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan mudik.

“Kami membuka penjualan tiket sejak H-45 agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan, khususnya pada masa mudik Lebaran yang tingkat mobilitasnya sangat tinggi,” kata Muhibbuddin, Jumat (24/1/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan penumpang biasanya terjadi dua hingga tiga hari menjelang Lebaran. Karena itu, KAI mengimbau masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal favorit dan mempertimbangkan perjalanan di luar puncak arus mudik.

“Dengan memilih hari keberangkatan di luar puncak, perjalanan akan lebih nyaman dan distribusi penumpang bisa lebih merata,” ujarnya.

Adapun penjualan tiket dilakukan secara bertahap mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026 untuk perjalanan kereta api pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi KAI.

Pemesanan tiket tersedia melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, Contact Center KAI 121, mitra penjualan resmi, serta sejumlah online travel agent yang telah bekerja sama dengan KAI.

Muhibbuddin mengingatkan masyarakat agar selalu membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari potensi penipuan dan biaya tambahan yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami mengimbau pelanggan tidak membeli tiket dari pihak tidak resmi demi keamanan dan kenyamanan perjalanan,” kata dia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi