Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa

Senin, 26 Jan 2026 19:29
    Bagikan  
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Ringkas Media

Proses pembangunan kawasan wisata Kolam Renang Cikomboy di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terus mengoptimalkan potensi desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pengembangan wisata Kolam Renang Cikomboy yang dikhususkan bagi pengunjung dewasa.

Kuwu Matangaji, Rusnadi mengatakan, pengembangan kolam renang tersebut berawal dari inisiatif desa memanfaatkan lahan tanah kas desa (TKD) yang sebelumnya tidak produktif.

Adapun pembangunan tahap awal dilakukan dengan dana pribadi sebelum akhirnya mendapat dukungan pemerintah daerah.

“Awalnya pembangunan kami lakukan dengan dana pribadi. Setelah Desa Matangaji mendapatkan Surat Keputusan Desa Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, barulah ada dukungan anggaran dari Dana Desa dan PADes,” kata Rusnadi, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, desa menerima alokasi Dana Desa sebesar Rp 68 juta dan PADes sekitar Rp 57 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk melanjutkan pembangunan dan penataan kawasan wisata kolam renang.

“Dari modal awal itu, alhamdulillah pembangunan bisa terus berlanjut. Sampai sekarang total pengembangan Kolam Renang Cikomboy sudah menembus lebih dari Rp 1 miliar,” ujarnya.

Menurut Rusnadi, pengembangan wisata kolam renang ini juga merupakan tindak lanjut dari prioritas penggunaan Dana Desa serta hasil studi banding ke salah satu desa wisata di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelum dikembangkan, lahan TKD tersebut hanya disewakan dengan nilai Rp 600.000 hingga Rp 1,5 juta per tahun karena dinilai kurang produktif untuk pertanian. Namun, setelah dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, pendapatan desa meningkat signifikan.

“Sekarang PADes dari kolam renang bisa mencapai sekitar Rp 50 juta per bulan. Ini jauh berbeda dibanding sebelumnya,” kata Rusnadi.

Selain meningkatkan pendapatan desa, keberadaan Kolam Renang Cikomboy juga berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dalam waktu delapan bulan operasional, pendapatan kotor yang dihasilkan mencapai Rp 470 juta, dengan pendapatan bersih sekitar Rp 225 juta. UMKM di sekitar lokasi juga ikut tumbuh,” ucapnya.

Jumlah kunjungan wisatawan pun terus mengalami peningkatan, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional. Pada Desember 2025, tercatat sekitar 17.000 pengunjung datang ke Kolam Renang Cikomboy.

Ke depan, Pemerintah Desa Matangaji berencana mengembangkan fasilitas penunjang seperti rumah makan, restoran, dan coffee shop guna melengkapi sarana dan prasarana kawasan wisata tersebut.

“Pengembangan ini kami harapkan bisa membuat wisata desa semakin menarik dan berdampak lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Rusnadi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM