RINGKASNEWS.ID - Arus mudik Lebaran 2026 di jalur arteri Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon mulai menunjukkan peningkatan pada Jumat (13/3/2026). Sejak siang hingga malam hari, kendaraan pemudik dari arah Jakarta dan sekitarnya mulai melintas menuju wilayah Jawa Tengah.
Kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dan kendaraan angkutan barang. Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas di jalur Pantura Cirebon masih terpantau ramai lancar tanpa antrean panjang.
Salah seorang pemudik, Dedi Boah, warga Karawang, mengatakan dirinya memulai perjalanan menuju Tegal, Jawa Tengah, sejak siang hari untuk menghindari puncak arus mudik.
“Saya berangkat sekitar pukul 11.00 WIB. Sengaja lebih awal supaya tidak terjebak macet saat puncak arus mudik,” katanya saat ditemui di jalur Pantura Cirebon.
Sementara itu, Kapospam Kanggraksan Polres Cirebon Kota, AKP Juntar Hutasoit, membenarkan adanya peningkatan volume kendaraan, terutama roda dua, yang melintas menuju arah Jawa Tengah.
“Memang ada peningkatan kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya, khususnya sepeda motor. Namun sampai malam ini arus lalu lintas masih relatif lancar,” ujar Juntar.
Menurut dia, kepadatan kendaraan di sekitar simpang Kanggraksan tidak hanya disebabkan oleh arus mudik, tetapi juga aktivitas kendaraan warga lokal yang melintas dari arah Kabupaten Kuningan menuju pusat Kota Cirebon maupun sebaliknya.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, petugas dari Operasi Ketupat terus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, termasuk di kawasan Kanggraksan.
“Petugas berjaga dan melakukan pengaturan lalu lintas selama 24 jam untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar,” tutur Juntar.
