Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon

Jumat, 13 Mar 2026 15:27
    Bagikan  
Empat Pelaku Curanmor Lintas Daerah Asal Indramayu Dibekuk di Cirebon
Ist

Dua pelaku curanmor asal Indramayu diamankan polisi di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran Pertigaan Krucuk, Kota Cirebon, Jumat (13/3/2026).

RINGKASNEWS.ID - Polisi menangkap empat orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang merupakan bagian dari komplotan lintas daerah. Para pelaku yang berasal dari Kabupaten Indramayu itu ditangkap di wilayah Cirebon setelah mencoba melarikan diri dari kejaran petugas.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan penangkapan tersebut berawal dari penyelidikan tim Buser Satreskrim yang mengidentifikasi aktivitas kelompok pelaku curanmor yang diduga kerap beraksi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

“Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap para pelaku pada Kamis malam. Saat hendak diamankan mereka berusaha melarikan diri, sehingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan anggota di lapangan,” kata Eko, Jumat (13/3/2026).

Dalam pengejaran tersebut, dua pelaku lebih dulu diamankan di wilayah Pangenan, Kabupaten Cirebon. Keduanya berinisial ER (22) dan RA (22), warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah alat yang digunakan untuk melakukan pencurian sepeda motor, di antaranya empat mata kunci letter T, satu gagang kunci letter T, serta sebuah magnet yang digunakan untuk membuka penutup kunci kendaraan.

Beberapa jam kemudian, polisi kembali menangkap dua pelaku lainnya berinisial WK (40) dan MI (23) di kawasan pertigaan Gedung Negara (Pospam Lebaran) Krucuk, Kota Cirebon, pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Dari dua pelaku ini, petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor, tiga gagang kunci letter T, serta 13 mata kunci letter T yang diduga dipakai saat melakukan aksi pencurian,” ujar Eko.

Polisi menyebut komplotan tersebut diduga berjumlah enam orang. Dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah wilayah Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, dan saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Dalam proses pengejaran, petugas juga menemukan barang bukti milik para pelaku berupa satu pucuk pistol mainan serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang ditinggalkan di lokasi pelarian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan pelaku serta memburu dua orang tersangka yang masih buron.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kelompok ini diduga tidak hanya beraksi di Cirebon, tetapi juga di sejumlah wilayah lain seperti Kuningan dan Brebes,” kata Aris.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon