Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan

Senin, 6 Apr 2026 15:35
    Bagikan  
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Ist

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti.

RINGKASNEWS.ID - Sistem sekolah lima hari resmi mulai diterapkan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon, Senin (6/4/2026). Kebijakan ini langsung menjadi perhatian DPRD Kota Cirebon, yang mengingatkan pentingnya kesiapan sekolah hingga keluarga dalam menjalankannya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menilai penerapan sistem tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari arah kebijakan nasional dalam penguatan sumber daya manusia di era pemerintahan Prabowo Subianto.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan di daerah tidak bisa dilakukan secara seragam tanpa melihat kondisi di lapangan.

“Secara konsep ini baik, karena mendorong efektivitas belajar sekaligus memberi ruang lebih bagi anak untuk bersama keluarga. Tapi yang paling penting adalah kesiapan di daerah,” ujar Rinna, Senin (6/4).

Ia menyebut, hari pertama pelaksanaan menjadi momen awal untuk melihat bagaimana sekolah beradaptasi, terutama terkait perubahan durasi belajar yang kini menjadi lebih panjang dalam satu hari.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari ruang kelas yang nyaman, sirkulasi udara yang baik, hingga fasilitas sanitasi.

“Kalau fasilitas belum siap, dikhawatirkan anak-anak justru cepat lelah dan pembelajaran tidak maksimal,” katanya.

Selain faktor sekolah, Rinna juga menyoroti kesiapan keluarga. Dengan dua hari libur, peran orang tua dalam mendampingi anak menjadi semakin penting. Namun, ia mengakui tidak semua keluarga memiliki kondisi yang sama.

“Ada orang tua yang waktunya terbatas karena bekerja. Ini juga harus dipertimbangkan, karena kebijakan ini berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat,” ucapnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar pemadatan jam pelajaran tidak menjadi beban tambahan bagi siswa. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan variatif perlu diterapkan agar suasana belajar tetap nyaman dan tidak menimbulkan kejenuhan.

Rinna mendorong Dinas Pendidikan Kota Cirebon untuk melakukan evaluasi sejak awal pelaksanaan. Masukan dari sekolah, guru, orang tua, hingga siswa dinilai penting untuk memastikan kebijakan ini berjalan sesuai tujuan.

“Evaluasi harus dilakukan secara berkala. Kalau ada kendala, harus cepat diperbaiki,” tegasnya.

Ia menambahkan, sistem sekolah lima hari juga bisa menjadi peluang untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam pendidikan anak, terutama melalui kegiatan positif di luar jam sekolah.

Pada akhirnya, Rinna menegaskan bahwa ukuran keberhasilan kebijakan ini adalah dampaknya terhadap anak.

“Yang utama adalah bagaimana anak-anak tetap bisa belajar dengan baik, sehat secara mental, dan berkembang secara sosial. Itu yang harus dijaga,” tuturnya.

Ia berharap, dengan kesiapan yang matang dan evaluasi berkelanjutan, penerapan sistem sekolah lima hari di SD Kota Cirebon dapat benar-benar meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sekadar perubahan pola belajar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa