Pemerintah Jelaskan Dampak Gizi dan Ekonomi Program MBG di Toba

Selasa, 18 Nov 2025 07:58
    Bagikan  
Pemerintah Jelaskan Dampak Gizi dan Ekonomi Program MBG di Toba
Ist

Program Makan Bergizi Gratis Diperkenalkan kepada Masyarakat Toba.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah memaparkan dampak gizi dan ekonomi dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat Kabupaten Toba. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi kelompok sasaran sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis pangan lokal.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bertema Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia yang digelar di Sopo Parsaoran Nauli Tambunan, Porsea, Kabupaten Toba, Sabtu (15/11).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan program strategis nasional di bidang gizi.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Sihar PH Sitorus menyampaikan, MBG merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan produktif.

Menurutnya, program ini dirancang untuk memastikan akses gizi yang layak bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan.

“Program ini memastikan kelompok sasaran mendapatkan asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Sihar.

Ia menambahkan, pelaksanaan MBG juga membuka ruang keterlibatan masyarakat, khususnya pelaku pangan lokal. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM didorong untuk berperan sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyediaan bahan baku bagi dapur sehat.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Maluku, dr Freddy Seventry Sibarani, menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, asupan nutrisi yang lengkap berperan besar dalam tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil.

“Pemenuhan gizi membutuhkan peran bersama, mulai dari keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, hingga lingkungan sekitar,” kata Freddy.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Donal Simanjuntak, menyoroti dampak ekonomi dari pelaksanaan program MBG. Ia menyebut program ini turut mendorong peningkatan permintaan pangan lokal dan memperkuat rantai pasok di tingkat daerah.

“Program MBG tidak hanya berdampak pada perbaikan status gizi, tetapi juga membuka peluang ekonomi. Salah satunya terlihat dari peningkatan produksi sayuran oleh petani lokal,” tandasnya.

Dengan dukungan pengawasan berbasis digital melalui SP4N Lapor serta keterlibatan masyarakat sebagai pemasok dan pengawas.

Pemerintah berharap program MBG dapat memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam penurunan stunting maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah