Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan

Rabu, 22 Apr 2026 08:01
    Bagikan  
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Dok.Daop 3

KAI Daop 3 Cirebon bersama komunitas membagikan bunga dan mengedukasi pengendara di perlintasan JPL 200, Krucuk.

RINGKASNEWS.ID - Memperingati Hari Kartini 2026, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 3 Cirebon menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan kereta api sekaligus kampanye keselamatan di perlintasan sebidang.

Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Cirebon Prujakan dan perlintasan JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk, bersama komunitas Edan Sepur Cirebon.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat lebih berani dan peduli, terutama terkait keamanan di ruang publik seperti transportasi.

“Semangat Kartini kami wujudkan lewat keberanian melawan pelecehan seksual dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan. Kami ingin lingkungan kereta api tetap aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan,” ujar Muhibbuddin, Rabu (22/4).

Ia juga mengingatkan penumpang agar tidak ragu melapor jika mengalami atau melihat tindakan pelecehan seksual di area kereta.

“Kalau menjadi korban atau saksi, segera laporkan ke petugas seperti kondektur atau petugas keamanan. Bisa juga melalui Contact Center KAI 121, dan pasti akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga menyoroti pentingnya disiplin di perlintasan sebidang yang masih sering dilanggar pengguna jalan. Edukasi langsung diberikan agar masyarakat tidak menerobos saat kereta akan melintas.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu patuh pada rambu dan sinyal di perlintasan. Jangan memaksakan diri melintas saat kereta akan lewat, karena itu sangat berbahaya,” ucap Muhibbuddin.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 3 Cirebon berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, baik untuk berani melawan pelecehan seksual maupun lebih tertib demi keselamatan bersama.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental