KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur

Rabu, 29 Apr 2026 06:37
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Dok.Daop 3

Penumpang mengantre di loket Stasiun Cirebon untuk mengajukan refund tiket akibat dampak insiden di Bekasi Timur.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon membuka layanan pengembalian tiket secara penuh bagi penumpang yang terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur.

"Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 154 tiket kereta api jarak jauh telah diajukan untuk refund di wilayah Daop 3 Cirebon," kata Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbiddin, Selasa.

Menurutnya, pengajuan tersebut berasal dari sejumlah stasiun, mulai dari Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, hingga Brebes.

Muhibbuddin menuturkan, layanan refund ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang perjalanannya terdampak akibat gangguan operasional pascainsiden.

“Pelanggan yang terdampak berhak mendapatkan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan. Kami memastikan proses pengajuan refund dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai kanal layanan yang tersedia,” ujar Muhibbuddin.

Menurut dia, kebijakan tersebut berlaku bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan karena keterlambatan, perubahan rute, atau penundaan keberangkatan lebih dari satu jam.

"Refund juga diberikan kepada penumpang yang memilih tidak menggunakan kereta pengganti maupun moda transportasi lanjutan yang disediakan," ucapnya.

Tak hanya tiket perjalanan utama, layanan pengembalian dana ini juga mencakup tiket pulang-pergi, tiket lanjutan atau connecting, serta layanan KAI Group lainnya yang berada dalam satu kode pemesanan dan turut terdampak.

"KAI memberikan batas waktu pengajuan refund hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket," terangnya.

Sementara proses pencairan dana ditargetkan selesai paling lambat 1 x 24 jam setelah pembatalan dikonfirmasi. Biaya bagasi pun akan dikembalikan sepenuhnya apabila pelanggan batal melakukan perjalanan.

Di sisi lain, proses pemulihan jalur kereta masih terus berlangsung. Jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah kembali dibuka sejak Senin (28/4/2026) dini hari dan kini sudah dapat dilalui kereta.

Meski demikian, jalur hulu masih dalam tahap evakuasi dan normalisasi. Kondisi ini membuat sejumlah perjalanan kereta, termasuk yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon, masih mengalami keterlambatan.

“Saat ini perjalanan kereta di wilayah Daop 3 belum sepenuhnya normal. Kami terus berupaya mempercepat pemulihan operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” kata Muhibbuddin.

KAI juga menyampaikan duka cita atas insiden tersebut. Berdasarkan data terakhir, sebanyak 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, sementara korban luka masih menjalani perawatan.

Untuk membantu keluarga korban dan penumpang, KAI menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir. Posko ini akan beroperasi selama 14 hari ke depan.

Selain melalui posko, masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui Contact Center 121 atau WhatsApp KAI di nomor 0811-2223-3121.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik dan keluarga mendapatkan informasi yang jelas,” tutup Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat