Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat

Senin, 27 Apr 2026 10:21
    Bagikan  
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Ist

Benda yang diduga granat diamankan sementara dalam kotak styrofoam setelah ditemukan saat penggalian saluran air di Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (27/4/2026).

RINGKASNEWS.ID - Warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, dibuat geger setelah sebuah benda yang diduga granat ditemukan saat proses penggalian saluran air, Senin (27/4/2026) pagi.

Benda mencurigakan itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang pekerja bernama Aris (45), saat menggali tanah untuk pembuatan gorong-gorong di salah satu rumah warga. Saat cangkulnya mengenai benda keras, Aris menghentikan pekerjaannya dan memeriksa temuan tersebut.

“Awalnya ditemukan saat penggalian tanah untuk saluran air. Setelah dilihat bentuknya menyerupai granat, temuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian,” kata Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, Senin.

Penemuan itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Namun, polisi yang tiba di lokasi segera mengamankan area untuk mencegah warga mendekat.

Menurut Usep, benda tersebut diduga sudah lama tertimbun di dalam tanah. Sebelum petugas datang, benda itu sempat diamankan sementara oleh pekerja menggunakan wadah styrofoam agar tidak tersentuh langsung.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan melakukan sterilisasi area. Langkah ini penting untuk memastikan situasi tetap aman,” ujarnya.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Barat guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap benda tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur dengan mengutamakan keselamatan warga.

“Setiap tahapan penanganan kami lakukan secara profesional. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Eko.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

“Jika menemukan benda yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat. Jangan mengambil tindakan sendiri,” ucap Aris.

Hingga kini, benda tersebut masih dalam penanganan tim Jibom untuk memastikan jenis dan tingkat bahayanya. Polisi juga meminta warga tetap tenang dan tidak mendekati lokasi selama proses pemeriksaan berlangsung.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mau Magang di KAI? Daop 3 Cirebon Kini Layani Pengajuan Lewat InternHub
Kapolres Ciko Baru Dapat Titipan PR dari DPRD, Berantas Narkoba hingga Kejahatan Jalanan
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong