KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita

Kamis, 30 Apr 2026 19:28
    Bagikan  
KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Ringkas Media

Kepala puskesmas Ciwaringin, Didi Junaedi, S.Kep., Ns.,

RINGKASNEWS.ID - Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak yang ditetapkan di wilayah Kecamatan Ciwaringin oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, mendorong Puskesmas Ciwaringin mengambil langkah cepat, dengan menggelar imunisasi serentak bagi 2400 seluruh balita wilayah Ciwaringin.

Kepala Puskesmas Ciwaringin, Didi Junaedi, S.Kep., Ns., mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah penetapan KLB Campak oleh dinas kesehatan Kabupaten cirebon. 

“Sebagai salah satu langkah dan anjuran dari dinas kesehatan. Dengan ditetapkannya salah satu desa KLB Campak, kita harus mencegah dengan imunisasi massal serentak,” ujarnya. Kamis (30/4/2026) 

Didi menjelaskan, program imunisasi massal tersebut rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sekitar pekan depan melalui kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI).

“Pelaksanaannya kemungkinan di minggu depan, ORI namanya, untuk memutus mata rantai. Selain itu juga kita meningkatkan promosi kesehatan melalui media sosial agar masyarakat lebih waspada dalam mencegah kasus campak,” katanya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sembilan kasus suspek campak di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, tiga kasus telah dinyatakan positif, sementara satu kasus negatif dan lima lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Dari suspek itu ada sembilan, yang positif ada tiga. Ada yang negatif, dan lima masih pending, artinya sudah diperiksa tapi hasilnya belum keluar,” jelas Didi. 

Sebagai upaya percepatan penanganan, pihak puskesmas juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Sosialisasi dilakukan melalui masjid dan musala agar informasi menjangkau masyarakat luas.

“Kita sudah bersurat ke masjid-masjid dan musala untuk diumumkan. Itu sebagai langkah agar cepat tertangani dan penularannya bisa segera terputus,” ungkap Didi. 

Imunisasi serentak nantinya akan menyasar seluruh balita usia 9 hingga 59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Langkah ini diambil berdasarkan kajian epidemiologi untuk menekan penyebaran campak.

“Kita akan lakukan imunisasi campak serentak di satu kecamatan, tanpa melihat status imunisasi, usia 9 sampai 59 bulan,” tegas Didi. 

Di Kecamatan Ciwaringin, jumlah sasaran balita mencapai sekitar 2.400 anak yang tersebar di 52 posyandu. Pihaknya menargetkan cakupan imunisasi minimal 95 persen agar terbentuk kekebalan kelompok.

“Target kita minimal 95 persen. Kita akan kerahkan semua kemampuan agar sasaran balita bisa terimunisasi,” kata Didi. 

Didi menambahkan, kasus KLB campak ini merupakan yang pertama terjadi di wilayah Ciwaringin dan baru terjadi tahun ini. Ia mengingatkan bahwa campak dapat berbahaya, terutama bagi balita dengan daya tahan tubuh rendah.

“Campak itu bisa menyebabkan kematian kalau daya tahan tubuh tidak kuat. Jadi imunisasi itu penting agar anak memiliki kekebalan. Kalau pun terkena, tidak akan separah itu,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower