Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon

Sabtu, 25 Apr 2026 18:28
    Bagikan  
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Ringkas Media

Cast film Ikatan Darah hadir di Cirebon jelang penayangan perdana pada 30 April 2026.

RINGKASNEWS.ID - Menjelang penayangannya di bioskop pada 30 April 2026, para pemeran film Ikatan Darah hadir di Cirebon dalam rangkaian cinema visit dan konferensi pers, Sabtu (25/4/2026).

Abdurrahman Arif, Livi Ciananta, Ismi Melinda, dan Arga Piliang datang langsung ke Cirebon untuk memperkenalkan film ini.

Dalam kesempatan itu, mereka berbagi cerita tentang proses pembuatan film, pendalaman karakter, hingga pengalaman selama menjalani syuting.

Film produksi Uwais Pictures ini mengangkat kisah tentang hubungan keluarga, pengorbanan, dan perjuangan hidup di tengah tekanan.

Livi Ciananta, yang memerankan tokoh utama bernama Mega mengatakan, Ikatan Darah tak hanya menyajikan aksi laga, tetapi juga cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Secara garis besar, film ini bercerita tentang kuatnya hubungan persaudaraan. Bukan hanya antara kakak dan adik kandung, tetapi juga ikatan yang bisa terjalin dari persahabatan," ujar Livi.

Menurut dia, film ini juga menyinggung sejumlah persoalan yang akrab di tengah masyarakat, mulai dari masalah ekonomi hingga premanisme.

Dalam film tersebut, Livi memerankan Mega, mantan atlet pencak silat yang harus berjuang menyelamatkan kakaknya, Bilal, dari ancaman kelompok gangster. Demi mendalami peran itu, ia menjalani persiapan fisik yang cukup intens.

"Butuh waktu sekitar tiga bulan dan kami berlatih setiap hari kurang lebih delapan jam untuk mempersiapkan adegan fighting. Jadi saat syuting, cedera bisa diminimalkan," kata Livi.

Hal serupa disampaikan Ismi Melinda, pemeran Dini. Ia menuturkan, seluruh pemain mengikuti workshop selama tiga bulan untuk membangun kedekatan dan menyatukan chemistry antarkarakter.

"Proses itu penting supaya hubungan antar karakter terasa hidup dan kuat di layar," ujar Ismi.

Abdurrahman Arif, yang memerankan Boris, juga merasakan kuatnya kebersamaan selama proses produksi. Menurut dia, chemistry yang terbangun di antara para pemain membuat proses syuting berjalan lebih nyaman.

"Ada adegan berantem, tapi sebenarnya pukulan mereka adalah dialog mereka. Jadi setiap pukulan itu punya arti," kata Adul, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Arga Piliang yang berperan sebagai Jabrik menyebut proses diskusi karakter menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Menurut dia, seluruh pemain berusaha membangun cerita secara bersama-sama.

"Kami tidak ingin terlihat keren sendiri-sendiri. Yang kami inginkan adalah benar-benar menyatu demi film ini," ucap Arga.

Disutradarai Sidharta Tata dan diproduseri Iko Uwais, Ikatan Darah memadukan aksi laga yang intens dengan drama keluarga yang emosional. Film ini berkisah tentang Mega yang harus melindungi kakaknya setelah terjerat masalah besar dengan kelompok gangster.

Dengan perpaduan adegan laga, konflik keluarga, dan cerita yang dekat dengan realitas sosial, Ikatan Darah menjadi salah satu film Indonesia yang layak dinantikan di akhir April ini.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi