RINGKASNEWS.ID - Suasana sore di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, yang awalnya ramai mendadak berubah tegang, Selasa (21/4/2026).
Sekitar pukul 17.30 WIB, warga dikejutkan dengan aksi seorang remaja yang sudah berada di atas tower pemancar Indosat setinggi 72 meter di Blok T Doriya RT 06 RW 01.
Remaja itu diketahui bernama Bama (16), warga setempat.
“Awalnya biasa saja, warga lagi pada aktivitas, ada juga yang nonton bola karena lagi ada turnamen. Tiba-tiba ada yang teriak, ternyata Bama sudah di atas tower,” ujar salah seorang warga.
Warga yang melihat kejadian itu langsung panik. Beberapa orang berusaha membujuk Bama dari bawah agar mau turun, sementara yang lain memanggil pihak terkait untuk membantu evakuasi.
Dari keterangan yang dihimpun, aksi nekat itu diduga dipicu keinginan Bama yang ingin memiliki sepeda motor seperti teman-temannya. Namun, permintaan itu belum bisa dipenuhi oleh orang tuanya.
“Dia pengin punya motor kayak teman-temannya, tapi ibunya belum mampu membelikan,” kata warga lainnya.
Proses pembujukan berlangsung cukup lama. Sekitar pukul 18.35 WIB, Bama akhirnya luluh dan bersedia turun setelah dirayu oleh warga dan keluarganya.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 18.45 WIB, Kuwu Desa Pegagan bersama petugas pemadam kebakaran sempat naik ke tower untuk memastikan kondisi Bama sekaligus membantu proses evakuasi.
Setelah berhasil turun, Bama langsung dibawa ke kantor Desa Pegagan untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun warga menyebut, aksi seperti ini bukan yang pertama kali dilakukan Bama.
“Sudah sering, ini yang ketiga kalinya. Biasanya kalau lagi ada masalah di rumah,” ucap seorang warga.
Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Gempol, Koramil 2016/Gempol, Damkar Palimanan, Satpol PP, hingga perangkat desa setempat.
Peristiwa ini jadi pengingat bahwa tekanan yang dirasakan remaja, sekecil apa pun, tetap perlu mendapat perhatian serius dari lingkungan sekitar.
