Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower

Selasa, 21 Apr 2026 20:17
    Bagikan  
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower
Ist

Bukan Sekali, Remaja di Cirebon Kembali Naik Tower Saat Ada Masalah.

RINGKASNEWS.ID - Suasana sore di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, yang awalnya ramai mendadak berubah tegang, Selasa (21/4/2026).

Sekitar pukul 17.30 WIB, warga dikejutkan dengan aksi seorang remaja yang sudah berada di atas tower pemancar Indosat setinggi 72 meter di Blok T Doriya RT 06 RW 01.

Remaja itu diketahui bernama Bama (16), warga setempat.

“Awalnya biasa saja, warga lagi pada aktivitas, ada juga yang nonton bola karena lagi ada turnamen. Tiba-tiba ada yang teriak, ternyata Bama sudah di atas tower,” ujar salah seorang warga.

Warga yang melihat kejadian itu langsung panik. Beberapa orang berusaha membujuk Bama dari bawah agar mau turun, sementara yang lain memanggil pihak terkait untuk membantu evakuasi.

Dari keterangan yang dihimpun, aksi nekat itu diduga dipicu keinginan Bama yang ingin memiliki sepeda motor seperti teman-temannya. Namun, permintaan itu belum bisa dipenuhi oleh orang tuanya.

“Dia pengin punya motor kayak teman-temannya, tapi ibunya belum mampu membelikan,” kata warga lainnya.

Proses pembujukan berlangsung cukup lama. Sekitar pukul 18.35 WIB, Bama akhirnya luluh dan bersedia turun setelah dirayu oleh warga dan keluarganya.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 18.45 WIB, Kuwu Desa Pegagan bersama petugas pemadam kebakaran sempat naik ke tower untuk memastikan kondisi Bama sekaligus membantu proses evakuasi.

Setelah berhasil turun, Bama langsung dibawa ke kantor Desa Pegagan untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun warga menyebut, aksi seperti ini bukan yang pertama kali dilakukan Bama.

“Sudah sering, ini yang ketiga kalinya. Biasanya kalau lagi ada masalah di rumah,” ucap seorang warga.

Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Gempol, Koramil 2016/Gempol, Damkar Palimanan, Satpol PP, hingga perangkat desa setempat.

Peristiwa ini jadi pengingat bahwa tekanan yang dirasakan remaja, sekecil apa pun, tetap perlu mendapat perhatian serius dari lingkungan sekitar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat