DPR dan BGN Dorong Program Makan Bergizi Gratis di Lubuk Linggau

Minggu, 7 Dec 2025 12:22
    Bagikan  
DPR dan BGN Dorong Program Makan Bergizi Gratis di Lubuk Linggau
Ist

Antusiasme peserta saat mengikuti sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lubuk Linggau, Kamis (4/12). Program ini menyasar anak sekolah hingga ibu hamil dan menyusui.

RINGKASNEWS.ID - DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mendorong perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Ballroom Hotel Dewinda Lubuk Linggau, Kamis (4/12).

Sosialisasi ini menyasar berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan daerah untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan bagian dari strategi besar membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Program MBG bukan hanya tentang memberi makanan, tetapi membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai fondasi Indonesia Maju,” kata Nihayatul di hadapan ratusan peserta.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi yang baik berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, konsentrasi, serta motivasi anak dalam mengikuti proses pendidikan. Dengan kondisi kesehatan yang lebih baik, peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Investasi gizi sejak masa kanak-kanak akan sangat menentukan kualitas hidup seseorang di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Kota Lubuk Linggau, Desi Puspasari, S.Psi., mengatakan bahwa program MBG menjadi momentum penting dalam mendukung visi pembangunan jangka panjang, terutama di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.

Ia menjelaskan, BGN berperan memastikan pelaksanaan program berjalan akuntabel melalui sistem yang terstruktur, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan pangan.

“MBG juga identik dengan penguatan kemandirian pangan lokal. Ketika masyarakat diberdayakan sebagai bagian dari rantai pasok pangan, kesejahteraan akan tumbuh dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ujar Desi.

Melalui sosialisasi ini, DPR, BGN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi demi mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kesehatan generasi penerus bangsa.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan