Program MBG Disambut Antusias Warga Pagerluyung Mojokerto

Selasa, 7 Oct 2025 07:36
    Bagikan  
Program MBG Disambut Antusias Warga Pagerluyung Mojokerto
Ist

Peserta dan narasumber berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Pagerluyung, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disambut antusias warga Desa Pagerluyung, Kabupaten Mojokerto, saat sosialisasi yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojokerto, Sabtu (4/10).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini dihadiri oleh perwakilan Komisi IX DPR RI, Badan Gizi Nasional (BGN), serta pemerintah desa setempat.

Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, mewakili Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, mengatakan bahwa MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang perlu dikawal bersama.

“Badan Gizi Nasional adalah mitra kerja Komisi IX, dan program MBG merupakan prioritas Presiden. Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaannya agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sam’ani.

“Program ini adalah investasi besar bagi sumber daya manusia, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Sementara itu, Teguh Suparngadi, Staf Promosi dan Edukasi Gizi BGN, menjelaskan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

“Program ini bukan hanya soal makanan, tapi juga kesejahteraan masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, MBG diharapkan dapat membantu petani dan pelaku UMKM,” jelas Teguh.

Ia menambahkan, MBG dirancang untuk meningkatkan asupan gizi, memperbaiki pola makan, serta mendukung prestasi belajar anak.

Program ini juga diharapkan dapat menekan angka putus sekolah dan memperluas peluang ekonomi di tingkat desa.

Kepala Desa Pagerluyung, Andik Wibowo, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Petunjuk teknis sudah disiapkan sejak uji coba tahun 2024. Tapi yang paling penting adalah gotong royong masyarakat dalam pelaksanaannya, mulai dari penyedia bahan pangan lokal hingga pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Sosialisasi di Mojokerto ini diharapkan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak.

Melalui program MBG, pemerintah menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower