Damkar Kota Cirebon Kekurangan Fasilitas, Komisi I Minta Pemkot Tanggap

Kamis, 8 May 2025 15:07
    Bagikan  
Damkar Kota Cirebon Kekurangan Fasilitas, Komisi I Minta Pemkot Tanggap
Humas DPRD

Ketua dan anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon saat meninjau langsung kondisi kantor Damkar.

RINGKASNEWS.ID - Komisi I DPRD Kota Cirebon mendesak Pemkot untuk segera memperhatikan kondisi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Pasalnya, kondisi kantor hingga fasilitas penunjang di instansi tersebut dinilai sudah memprihatinkan.

Hal ini terungkap saat rombongan Komisi I meninjau langsung markas Damkar di Jalan Terusan Pemuda. Ketua Komisi I, Agung Supirno menyayangkan fasilitas dasar seperti tempat istirahat hingga kondisi armada yang tampak tak terawat.

“Petugas Damkar itu garda depan saat terjadi kebakaran atau penyelamatan. Tapi kalau fasilitas dasarnya saja masih jauh dari layak, ya pasti berdampak ke kinerja mereka,” ujar Agung di lokasi, Selasa (6/5/2025).

Agung menambahkan, sudah seharusnya pemerintah kota turun tangan. Ia juga meminta Damkar segera mencatat apa saja yang jadi kebutuhan utama, supaya bisa segera ditindaklanjuti.

“Belum ada unit penyelamatan yang memadai, sementara laporan masyarakat ke Damkar terus meningkat. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Di sisi lain, Kasi Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan Damkar, Nurjaman, menyebutkan saat ini ada 200 personel yang aktif. Dari sembilan armada yang dimiliki, hanya enam yang masih bisa dioperasikan, dan dua di antaranya butuh perbaikan.

“Armada yang betul-betul siap operasional jumlahnya sangat terbatas. Ini tentu jadi tantangan besar buat kami,” ungkap Nurjaman.

Kunjungan Komisi I ini juga diikuti sejumlah anggota seperti Aldyan Fauzan, Andi Riyanto Lie, Ruri Tri Lesmana, Imam Yahya, dan Anita Tri Handayani.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi