Banjir dan Drainase Jadi Sorotan Ketua DPRD Kota Cirebon di Musbangkel Pulasaren

Kamis, 23 Jan 2025 20:38
    Bagikan  
Banjir dan Drainase Jadi Sorotan Ketua DPRD Kota Cirebon di Musbangkel Pulasaren
Ist

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio: Infrastruktur Drainase Pulasaren Perlu Perhatian Serius.

RINGKASNEWS.ID - Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio menghadiri Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) Pulasaren di Kecamatan Pekalipan, Kamis (23/1/2025). 

Dalam forum tersebut, aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama, terutama terkait masalah banjir yang masih menjadi persoalan tahunan. 

Menurut Andrie, infrastruktur fisik di Kelurahan Pulasaren masih jauh dari optimal. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama banjir yang melanda kawasan tersebut. 

“Banjir yang terjadi beberapa hari lalu menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur, terutama drainase, perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya. 

Ia menambahkan, tingginya curah hujan belakangan ini memang menjadi faktor alam yang tidak bisa dihindari. Namun, Andrie menekankan pentingnya perbaikan dan pemeliharaan drainase sebagai langkah pencegahan. 

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, untuk bersinergi dalam menjaga lingkungan. 

“Persoalan banjir ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sangat diperlukan agar masalah ini dapat diatasi dengan baik,” katanya. 

Camat Pekalipan, Gandi yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi komitmen Ketua DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasannya secara langsung. 

Ia berharap hasil musbangkel tahun ini dapat menjadi solusi atas kekurangan anggaran yang selama ini menjadi kendala. 

“Kami berharap hasil Musbangkel ini mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya di Pulasaren. Kehadiran Ketua DPRD menunjukkan komitmen nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat,” tutur Gandi. 

Musbangkel Pulasaren juga dihadiri oleh Lurah Pulasaren, Apik Setiati, SKM, elemen masyarakat, serta sejumlah tamu undangan. 

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang lebih baik untuk tahun 2026 mendatang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental