Peziarah Membludak di Makam Sunan Gunung Jati Menjelang Puasa

Senin, 16 Feb 2026 18:37
    Bagikan  
Peziarah Membludak di Makam Sunan Gunung Jati Menjelang Puasa
Ist

Peziarah memadati kompleks makam Sunan Gunung Jati di Kabupaten Cirebon menjelang Ramadhan 1447 H.

RINGKASNEWS.ID - Kompleks makam Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dipadati peziarah menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Lonjakan kunjungan terlihat sejak akhir pekan dan masa cuti bersama.

Sejak pagi hingga sore, para peziarah datang silih berganti. Mereka memanjatkan doa di makam utama, berziarah ke makam keluarga di area kompleks, hingga mengikuti tradisi mandi di tujuh sumur yang berada di kawasan tersebut.

Juru kunci makam, Nasirudin mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung merupakan fenomena rutin setiap menjelang Ramadhan. Momentum libur akhir pekan turut mendorong ramainya kunjungan.

“Menjelang puasa seperti sekarang memang selalu ramai. Apalagi bertepatan dengan Sabtu, Minggu, dan cuti bersama, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan,” kata Nasirudin, Senin (16/2/2026).

Ia memperkirakan kepadatan peziarah masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sebelum memasuki awal Ramadhan. Setelah itu, jumlah pengunjung biasanya berangsur menurun, meski tetap ada warga yang datang untuk berziarah bersama keluarga.

Berdasarkan catatan buku tamu, kunjungan dalam beberapa hari terakhir tercatat lebih tinggi dibanding hari biasa. Peziarah tidak hanya berasal dari wilayah Cirebon, tetapi juga dari berbagai daerah di luar kota.

Nasirudin menjelaskan, secara historis Sunan Gunung Jati yang diperkirakan lahir sekitar tahun 1438 merupakan salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Hingga kini, makamnya tetap menjadi destinasi ziarah religi yang ramai dikunjungi.

“Ziarah ini selain disunnahkan, juga menjadi pengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah. Banyak yang datang untuk mendoakan orangtua dan keluarga yang sudah meninggal. Ziarah juga bisa menenangkan hati,” ujarnya.

Memasuki Ramadhan, sejumlah tradisi tahunan di lingkungan makam tetap dijalankan, seperti nasi panjang, bakti sosial, dan pembuatan ketan. Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada 20 Ramadhan dalam tradisi “Banyu Bareng”, yakni prosesi pembersihan benda-benda pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati.

“Tradisi ini sudah turun-temurun dan terus kami jaga. Harapannya, makam Sunan Gunung Jati tetap terpelihara dan menjadi warisan budaya yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Nasirudin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum
7Dunia Rilis Single “Seandainya Engkau Tahu”, Tembus Ratusan Ribu Views di YouTube
Program Weight Loss Challenge di KAI Daop 3 Cirebon Berlangsung Delapan Minggu