3.000 Lowongan Dibuka di Job Fair Cirebon Power, Sejumlah Perusahaan Gelar Wawancara Langsung

Sabtu, 11 Oct 2025 19:23
    Bagikan  
3.000 Lowongan Dibuka di Job Fair Cirebon Power, Sejumlah Perusahaan Gelar Wawancara Langsung
Ist

Para pencari kerja memadati stan perusahaan saat Job Fair 2025 di Taman Cirebon Power, Sabtu (11/10/2025). Sebanyak 22 perusahaan membuka 3.000 lowongan kerja, sebagian di antaranya melakukan wawancara langsung di lokasi.

RINGKASNEWS.ID - Ribuan pencari kerja memadati Taman Cirebon Power pada Sabtu (11/10/2025) untuk mengikuti Job Fair 2025 yang digelar Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) Kabupaten Cirebon bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Vokasi Cirebon Power.

Sebanyak 22 perusahaan dari berbagai sektor membuka 3.000 lowongan kerja. Enam di antaranya bahkan langsung menggelar walk interview di lokasi, memberi kesempatan bagi pelamar untuk mengetahui hasil seleksi secara langsung.

Ketua FBKK Kabupaten Cirebon, Daelah, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempertemukan pencari kerja dan dunia industri di tingkat lokal.

“Melalui job fair ini, pencari kerja tidak hanya bisa melamar, tapi juga langsung mengikuti wawancara. Prosesnya lebih cepat dan transparan,” ujar Daelah.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Peserta datang sejak pagi, termasuk dari luar daerah seperti Kuningan dan Indramayu.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Kepala Bidang Penempatan Disnaker Kabupaten Cirebon, Agus Susanto menilai job fair semacam ini efektif mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan kerja.

“Perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan, sementara pencari kerja memperoleh kesempatan langsung tanpa perantara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Vokasi Cirebon Power, Mese Romdonah mengatakan kegiatan ini juga bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

“Dari kegiatan ini, sekitar 1.800 pelamar tercatat mengikuti proses rekrutmen. Ini menunjukkan kegiatan semacam ini masih sangat dibutuhkan,” ucap Mese.

Bagi para pencari kerja, job fair ini menjadi kesempatan untuk memulai karier lebih cepat. Alwan, lulusan sekolah kejuruan asal Cirebon, mengaku terbantu karena bisa langsung melamar ke perusahaan manufaktur yang diincarnya.

“Saya bisa langsung daftar dan wawancara di tempat, jadi lebih efisien,” kata Alwan.

Nunung, peserta asal Kuningan, juga rela datang jauh-jauh untuk mengikuti kegiatan ini. “Saya daftar ke mini market besar. Semoga bisa diterima,” ujarnya.

Melalui Job Fair 2025 ini, Cirebon kembali menunjukkan komitmennya memperkuat koneksi antara dunia pendidikan, industri, dan tenaga kerja di daerah.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp47,18 Triliun hingga Januari 2026
ABK KM Samudra 2 Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Karimunjawa
Pemdes Guwa Lor Bantu Petani Atasi Serangan Hama Padi
Dump Truk dan Tronton Tabrakan di Jalan Diponegoro Cirebon, Satu Sopir Luka Ringan
Anak dan Kelompok Rentan Jadi Fokus Perhatian Gizi di Tabanan
Komisi IX Ingin Penguatan Edukasi Gizi Hingga Desa
Warga Ciwalen Diajak Pahami Gizi Seimbang Anak
Uya Kuya Ajak Warga Jakarta Perhatikan Asupan Gizi Anak
Imlek dan Awal Ramadan Dongkrak Kunjungan ke Goa Sunyaragi
Lucy Kurniasari Apresiasi Dukungan Warga terhadap Penguatan Gizi Anak di Surabaya
Gunakan Drone, KAI Cirebon Pantau Keamanan Jalur Kereta
Haerul Jaman Pastikan Layanan Gizi di Kota Serang Berjalan Baik
Rumah Warga Bandengan Cirebon Terbakar, Tiga Ruangan Hangus
Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi
Safari Ramadan NasDem Sambangi Pesantren hingga Gelar Aksi Sosial di Jabar
Uya Kuya Ajak Warga Setiabudi Perkuat Kesadaran Gizi Anak
Komisi IX Soroti Pentingnya Edukasi Gizi bagi Anak-anak di Tabanan
KAI Cirebon Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta
Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses
Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK