Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan

Jumat, 17 Apr 2026 10:28
    Bagikan  
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Dok.Daop 3

Petugas mengingatkan warga yang masih beraktivitas di sekitar rel kereta di Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Aktivitas masyarakat di sekitar jalur kereta api di wilayah Cirebon masih cukup tinggi pada awal 2026. Sepanjang Januari hingga Maret, KAI Daop 3 mencatat berbagai aktivitas yang membahayakan keselamatan, baik bagi warga maupun perjalanan kereta api.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, hingga triwulan pertama tahun ini, pihaknya masih menemukan warga yang beraktivitas di area rel. Mulai dari berjalan kaki, bermain di sekitar jalur, hingga tindakan yang bisa mengganggu operasional kereta.

“Sepanjang Januari sampai Maret 2026, aktivitas masyarakat di sekitar rel masih cukup sering terjadi. Padahal, itu sangat berisiko dan bisa membahayakan keselamatan,” ujar Muhibbuddin, Jumat (17/4/2026)

Ia menjelaskan, jalur kereta api merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta. Karena itu, segala bentuk aktivitas di luar kepentingan tersebut tidak diperbolehkan.

“Rel kereta itu bukan ruang publik. Selain melanggar aturan, aktivitas di sana juga bisa berujung fatal,” katanya.

Selain aktivitas di jalur, pelanggaran juga masih kerap terjadi di perlintasan sebidang. Tidak sedikit pengguna jalan yang tetap melintas meski sinyal sudah berbunyi atau palang pintu mulai ditutup.

Muhibbuddin menegaskan, aturan terkait hal tersebut sudah jelas diatur dalam Undang-Undang. Masyarakat dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api tanpa izin, dan pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

“Kalau sinyal sudah berbunyi, artinya kereta akan melintas. Jadi pengguna jalan wajib berhenti. Ini bukan sekadar aturan, tapi soal keselamatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pelanggaran di perlintasan sebidang juga dapat dikenai sanksi pidana, mulai dari kurungan hingga denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk menekan kejadian serupa, KAI Daop 3 Cirebon terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk penertiban di lapangan.

“Kami terus mengingatkan bahwa keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar dan tidak lagi beraktivitas di sekitar rel,” kata Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kabupaten Cirebon Koordinasi dengan Kementerian PU
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas