Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno

Selasa, 26 May 2026 07:19
    Bagikan  
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Ist

Damkar Kota Cirebon evakuasi ular sanca 4 meter dari plafon rumah warga di Jalan Suratno.

RINGKASNEWS.ID - Warga Jalan Suratno, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon dibuat panik setelah seekor ular sanca berukuran besar ditemukan bersembunyi di atas plafon rumah, Senin (25/5/2026) malam.

Kemunculan ular itu pertama kali diketahui pemilik rumah, Fauzi Arif. Saat berada di dalam rumah sekitar pukul 20.55 WIB, ia mendengar suara benda jatuh dan gesekan dari arah plafon.

Karena curiga ada hewan liar, Fauzi kemudian memeriksa bagian atas rumah. Benar saja, seekor ular sanca berukuran besar terlihat bergerak di area plafon.

Tak ingin mengambil risiko, Fauzi langsung meminta bantuan Rescue Damkar Kota Cirebon. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tujuh personel.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyisiran di bagian plafon rumah. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ular terus bergerak di ruang sempit atas rumah warga.

Petugas harus berhati-hati agar ular tidak lolos ke dalam rumah maupun menyerang warga yang berada di sekitar lokasi.

Setelah hampir satu jam proses evakuasi berlangsung, ular sanca sepanjang sekitar 4 meter dengan berat kurang lebih 6 kilogram itu akhirnya berhasil ditangkap sekitar pukul 21.45 WIB.

Petugas Rescue Damkar Kota Cirebon, Suganda mengatakan, ular langsung diamankan menggunakan box evakuasi setelah berhasil ditangkap.

“Ular sanca berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam box evakuasi,” ujar Suganda.

Tidak ada korban maupun kerusakan dalam kejadian tersebut. Setelah memastikan situasi aman, petugas kembali ke Markas Komando Damkar Kota Cirebon.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi