KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial

Senin, 13 Apr 2026 16:52
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Dok.Daop 3

Peserta saat mengikuti seleksi kerja KAI, masyarakat diimbau waspada info rekrutmen palsu.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 3 Cirebon mengingatkan masyarakat, khususnya pencari kerja, agar tidak mudah percaya pada informasi rekrutmen yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.

Imbauan ini disampaikan seiring masih ditemukannya sejumlah informasi lowongan kerja yang mencatut nama KAI dan beredar luas melalui berbagai platform digital, mulai dari media sosial hingga aplikasi pesan instan.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, informasi palsu tersebut kerap dibuat menyerupai pengumuman resmi, sehingga tidak sedikit masyarakat yang berpotensi tertipu.

“Biasanya berupa undangan seleksi atau pengumuman rekrutmen, tetapi disertai persyaratan yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi perusahaan,” ujar Muhibbuddin dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan, salah satu ciri yang paling mudah dikenali adalah adanya permintaan sejumlah biaya, baik dengan alasan transportasi, akomodasi, maupun administrasi.

“Kalau ada permintaan biaya, itu patut dicurigai. KAI tidak pernah memungut biaya dalam proses rekrutmen,” katanya.

Menurut dia, seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara terbuka dan hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, yakni situs e-recruitment.kai.id serta akun media sosial resmi KAI.

Selain itu, KAI juga tidak pernah menggunakan jasa perantara atau bekerja sama dengan pihak lain, termasuk agen perjalanan, dalam proses penerimaan karyawan.

“Prosesnya langsung dan transparan. Tidak ada pihak ketiga,” tegasnya.

Muhibbuddin mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi yang beredar. Jika menemukan hal yang mencurigakan, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi KAI untuk memastikan kebenarannya.

“Kami berharap masyarakat lebih teliti dan tidak mudah tergiur, agar terhindar dari penipuan,” tutur Muhibbuddin. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum